Resep Risol Sosis Panggang, Camilan Tahun Baru Minim Minyak

2026-01-15 05:00:48
Resep Risol Sosis Panggang, Camilan Tahun Baru Minim Minyak
 - Perayaan Tahun Baru identik dengan aneka camilan gorengan. Sayangnya, konsumsi makanan berminyak berlebihan sering membuat cepat enek.Sebagai alternatif, risol sosis panggang bisa menjadi pilihan camilan yang lebih ringan namun tetap gurih.Berbeda dari risol goreng, versi panggang ini menggunakan minyak jauh lebih sedikit.Baca juga: Dilansir dari laman Sajian Sedap, risol sosis panggang cocok disajikan untuk acara kumpul keluarga atau ide camilan jualan rumahan.Artikel ini akan membahas bahan, langkah pembuatan, dan tips agar risol panggang tetap lezat.Shutterstock/Rembolle Ilustrasi risoles yang disimpan dalam wadah untuk dibekukan.Risol panggang menawarkan tekstur renyah di luar dengan isian lembut tanpa harus digoreng dalam minyak banyak. Selain lebih sehat, proses memasaknya juga relatif praktis karena bisa menggunakan oven atau teflon.Siapkan isian. Panggang sosis sambil diolesi margarin hingga matang. Angkat, potong dua bagian, lalu belah memanjang tanpa putus. Sisihkan.Buat kulit risol. Kocok telur, campur dengan susu cair dan margarin leleh. Tuang sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung terigu dan garam sambil diaduk hingga licin.Masak kulit. Panaskan wajan antilengket diameter kecil, olesi margarin tipis. Tuang adonan dan buat dadar tipis. Angkat dan sisihkan hingga adonan habis.Isi dan bentuk risol. Ambil selembar kulit, beri daun selada, sosis, mayones, dan saus sambal. Lipat sisi kanan dan kiri, lalu gulung rapi.Balur risol. Gulingkan risol ke tepung panir, celupkan ke telur kocok, lalu gulingkan kembali ke tepung panir.Panggang risol. Panggang risol di oven atau teflon hingga bagian luar kecokelatan dan renyah. Sajikan hangat.Sebuah kiriman dibagikan oleh Foodplace (@my.foodplace)


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Namun, mengingat harga merupakan aspek yang sensitif bagi beberapa pasar berkembang, seperti Indonesia maupun India, vendor ponsel kabarnya bakal menggunakan strategi lain, selain kenaikan harga.Menurut bocoran yang dibagikan di blog Naver Korea Selatan, vendor ponsel kemungkinan memangkas RAM HP. Karena itu, beberapa ponsel dengan RAM 16 GB kemungkinan menjadi produk yang cukup langka.Sebaliknya, ponsel dengan RAM 4 GB justru akan lebih mendominasi ketimbang saat ini. Bocoran itu juga menyebutkan bahwa ponsel dengan RAM 12 GB bisa dipangkas hingga 40 persen, hingga menjadi 6 GB atau 8 GB. Sementara model yang biasanya dibekali RAM 8 GB, dipotong hingga 50 persen menjadi 4 GB atau 6 GB.Sayangnya, walaupun konfigurasi RAM beberapa ponsel tahun depan dipangkas, harganya tetap lebih mahal dibanding model sebelumnya, dilansir Gizmochina.Adapun kenaikan harga HP terjadi sebagian besar karena meningkatnya pemintaan memori di berbagai industri termasuk untuk data center kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga menimbulkan kelangkaan pasokan.Hal tersebut juga diamini oleh Xiaomi, hingga menyatakan bahwa harga produknya tahun depan meningkat.Baca juga: Ini Sebab Harga Memori RAM di Indonesia NaikXiaomi sudah mengumumkan rencana kenaikkan harga smartphone baru mulai tahun depan. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing dalam konferensi pers terkait laporan pendapatan perusahaan pada November 2025 lalu.Ia mengataka bahwa keputusan ini diambil karena semakin mahalnya harga chip memori, akibat melonjaknya permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI).Tingginya permintaan chip memori untuk server juga membuat perusahaan seperti Samsung, memangkas produksi chip memori termasuk untuk ponsel, dan mengalihkannya ke memori bandwidth tinggi (high bandwidth memory).Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G.

| 2026-01-15 03:03