- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tiga pos pengungsian telah disiapkan untuk menampung warga terdampak tanah longsor di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, sebanyak 823 warga terpaksa mengungsi setelah longsor menerjang Desa Situkung, Kecamatan Pandanarum.Para pengungsi kini tersebar di tiga lokasi yang dianggap aman, yakni Kantor Kecamatan Pandanarum, GOR Desa Beji, serta Gedung Haji Desa Pringamba.Abdul Muhari menegaskan bahwa tidak ada lagi warga yang berada di zona berisiko tinggi, termasuk 34 warga dari kawasan hutan sekitar lokasi longsoran yang berhasil dievakuasi oleh tim gabungan.Baca juga: Viral! Jalan Desa di Sempor Ambles Dihantam Longsor, Warga Angkat Motor Satu per SatuLongsor terjadi pada Sabtu sekitar pukul 16.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah Banjarnegara.Tebing yang labil runtuh dan menerjang area pertanian serta mendekati permukiman warga. Sedikitnya 30 rumah rusak berat dan lahan pertanian setempat tertimbun material longsoran.BNPB mengonfirmasi bahwa 27 orang masih dinyatakan hilang, dua warga meninggal dunia, dan dua lainnya mengalami luka-luka. Korban luka menjalani perawatan di RSUD Banjarnegara dan Puskesmas Pandanarum.Baca juga: Baznas Buka Dapur Umum di Lokasi Longsor Cilacap dan GarutTim SAR gabungan yang dikerahkan berasal dari Basarnas, BPBD, TNI/Polri, hingga organisasi relawan.Mereka terus melakukan penyisiran di titik-titik longsoran untuk menemukan para korban yang masih hilang. Alat berat turut digunakan untuk mempercepat pencarian di lokasi yang tertimbun material tebal.Hingga Senin , operasi pencarian masih berlangsung dengan kewaspadaan tinggi terhadap potensi longsor susulan. Kondisi tanah yang masih labil menjadi salah satu tantangan utama bagi tim di lapangan.Baca juga: Hari Kelima, Drone Thermal Diturunkan untuk Cari 10 Korban Hilang Longsor Cibeunying CilacapHasil asesmen awal BNPB menunjukkan sejumlah kebutuhan mendesak, termasuk makanan siap saji, air mineral, selimut, matras, hygiene kit, dan family kit.Dapur umum juga telah dibuka untuk memastikan kebutuhan pangan ratusan pengungsi tetap terpenuhi.BNPB juga mengimbau masyarakat agar tetap berada di lokasi pengungsian sampai situasi dinyatakan aman oleh petugas.“BNPB mengimbau warga sekitar, khususnya di wilayah terdampak untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi risiko longsor susulan atau banjir bandang,” ujar Abdul Muhari.Baca juga: 1.001 Personel SAR Gabungan dan 22 Alat Berat Dikerahkan Cari Korban Longsor Cilacap
(prf/ega)
Longsor Banjarnegara Buat 823 Warga Mengungsi dan 27 Orang Masih Hilang
2026-01-12 07:02:35
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:25
| 2026-01-12 05:23
| 2026-01-12 04:53










































