Restoran Pizza Hut Terancam Dijual karena Penjualan Terus Turun

2026-01-11 01:40:50
Restoran Pizza Hut Terancam Dijual karena Penjualan Terus Turun
– Yum! Brands, perusahaan induk Pizza Hut, sedang menjajaki kemungkinan menjual jaringan restoran pizza tersebut. Langkah ini diambil karena bisnis Pizza Hut kesulitan bersaing dengan para pesaingnya di tengah menurunnya daya beli konsumen.Dilansir dari BBC, Kamis , dalam beberapa kuartal terakhir, Pizza Hut mencatat penurunan penjualan di Amerika Serikat (AS), pasar yang menyumbang sekitar 42 persen dari total penjualan globalnya.Kinerja yang melemah di pasar domestik ini menekan performa keseluruhan, meski penjualan di beberapa negara lain masih meningkat.Baca juga: Pizza Hut Bakal Tutup 68 Restoran di Inggris, 1.200 Pekerja Terancam PHK“Performa Pizza Hut menunjukkan perlunya langkah tambahan agar merek ini dapat mencapai nilai maksimalnya. Upaya tersebut mungkin lebih baik dijalankan di luar Yum! Brands,” kata Chief Executive Officer (CEO) Yum! Brands Chris Turner dalam pernyataannya.Turner menyebut perusahaan sedang meninjau sejumlah “opsi strategis” untuk divisi pizza tersebut.Pada kuartal terbaru, penjualan Pizza Hut di gerai AS turun 1 persen. Capaian itu tertinggal dibandingkan dua merek lain di portofolio Yum!, yakni KFC dan Taco Bell.Taco Bell mencatat kenaikan penjualan 7 persen di gerai yang sama, sedangkan KFC naik 3 persen, meski menghadapi tantangan di pasar Amerika Serikat.Baca juga: Pizza Hut Membalik Rugi Jadi Laba pada Kuartal I 2025Saat ini, sekitar 11 persen laba operasional Yum! berasal dari bisnis Pizza Hut. Perusahaan mengelola sekitar 20.000 gerai Pizza Hut di seluruh dunia, dengan sekitar 6.500 di antaranya berada di Amerika Serikat.Persaingan di pasar pizza juga semakin ketat. Papa Johns dan Domino’s Pizza terus memperluas pangsa pasar, membuat Pizza Hut sulit bertahan. Domino’s melaporkan kenaikan penjualan 6 persen pada kuartal lalu, didorong oleh program promosi.Turner, yang baru memimpin Yum! sejak bulan lalu, mengatakan karyawan Pizza Hut telah bekerja keras mengatasi tantangan bisnis dan persaingan di sektor pizza. Namun, Yum! belum menentukan waktu pengumuman keputusan terkait masa depan Pizza Hut.Selain tekanan persaingan, Yum! juga menghadapi perubahan perilaku konsumen akibat inflasi yang tinggi dan pelemahan pasar tenaga kerja. Tren penghematan ini menekan industri restoran cepat saji dalam beberapa bulan terakhir.Baca juga: Pemegang Lisensi Pizza Hut (PZZA) Masih Rugi Rp 73 Miliar Sepanjang 2024Pekan lalu, seorang eksekutif Chipotle menyebut bahwa konsumen muda mulai berhati-hati dalam belanja karena pengangguran dan kewajiban pembayaran pinjaman.Dalam pernyataan kepada analis, Turner menggambarkan konsumen Amerika Serikat sebagai pihak yang “berhati-hati namun tetap tangguh”. Ia menyebut pengeluaran di Taco Bell masih stabil meski tekanan ekonomi makro terus berlanjut.Di Inggris, Pizza Hut juga menutup sekitar separuh restorannya karena penurunan minat konsumen. Dalam beberapa tahun terakhir, pangsa pasar Pizza Hut tergerus oleh pesaing yang lebih modern dan adaptif terhadap tren baru.


(prf/ega)