Rupiah Dibuka Menguat 0,02 Persen ke Posisi Rp 16.774 per Dollar AS

2026-01-12 04:24:55
Rupiah Dibuka Menguat 0,02 Persen ke Posisi Rp 16.774 per Dollar AS
JAKARTA, - Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat tipis pada awal perdagangan, Selasa . Mata uang garuda dibuka Rp 16.774 per dollar Amerika Serikat (AS), naik 0,02 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya, yakni Rp 16.777 per dollar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia lainnya. Yen Jepang menguat 0,38 persen, ringgit Malaysia naik 0,23 persen, baht Thailand terapresiasi 0,12 persen, disusul dollar Singapura yang naik 0,11 persen. Lalu, dollar Taiwan turut terapresiasi 0,06 persen, sementara dollar Hongkong menguat 0,05 persen, dan yuan China naik tipis 0,02 persen.Di sisi lain, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah terkoreksi 0,23 persen.Baca juga: Nilai Tukar Rupiah Ditutup Menguat ke Posisi Rp 16.654 Per Dollar AS Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pergerakan rupiah ke depan cenderung berkonsolidasi dengan peluang menguat secara tipis dan terbatas. Penguatan ini terutama ditopang sentimen risk on di pasar global, seiring minimnya rilis data ekonomi penting pada penghujung tahun. Namun, sentimen positif tersebut diperkirakan belum cukup kuat untuk mendorong penguatan rupiah yang signifikan. Pasalnya, dari sisi domestik masih terdapat tekanan sentimen negatif terkait prospek pemangkasan suku bunga Bank Indonesia (BI), yang berpotensi menahan laju apresiasi rupiah.“Rupiah diperkirakan berkonsolidasi dengan potensi menguat tipis atau terbatas didukung oleh sentimen risk on di tengah minimnya data-data ekonomi di penghujung tahun,” ujar Lukman Leong kepada Kompas.com.Baca juga: FILONOMICS: Benarkah Redenominasi Rupiah Hanya Memangkas Angka Uang?Dengan kondisi tersebut, rupiah diproyeksikan bergerak dalam kisaran Rp 16.650 hingga Rp 16.750 per dollar AS.“Sentimen risk on saja diperkirakan tidak akan banyak mendukung rupiah mengingat sentimen negatif domestik dari prospek pemangkasan suku bunga BI. Range Rp 16.650- Rp 16.750,” paparnya.Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Selasa pagi ini. Indeks dibuka turun 0,25 persen atau 21,90 poin ke level 8.623,94.Data Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip melalui RTI, IHSG dibuka di level 8.656,65 dan sempat menyentuh level tertinggi 8.667,73. Namun, tekanan jual membuat indeks bergerak turun hingga level terendah 8.617,53 sebelum akhirnya bergerak di level 8.623,94.Baca juga: Redenominasi Rupiah dan Dampaknya bagi Dunia KerjaAktivitas perdagangan terpantau cukup aktif. Volume transaksi mencapai 7,91 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp3,76 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat 542.131 kali.Dari sisi pergerakan saham, jumlah saham yang melemah lebih banyak dibandingkan yang menguat. Ada 286 saham turun, 238 saham naik, dan 167 saham stagnan. Adapun kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia berada di posisi Rp 15.814,94 triliun.


(prf/ega)