BENER MERIAH, – Sebanyak 46.611 jiwa korban terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, masih terisolasi dan belum bisa keluar dari kampung serta mengalami keterbatasan logistik."Warga yang terisolasi ini tersebar di enam kecamatan, yaitu Mesidah, Pintu Rime Gayo, Timang Gajah, Gajah Putih, Permata, dan Syiah Utama. Ini data terakhir yang kami update per pukul 12.00 WIB tadi," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Posko Penanganan Bencana Kabupaten Bener Meriah, Ilham Abdi, saat dihubungi Kompas.com, Senin .Untuk kawasan terisolasi tersebut, kata Ilham, upaya yang telah dilakukan saat ini adalah berupaya menerobos masuk membawa bantuan semaksimal mungkin, bahkan sebagian bantuan dibawa dengan jalan kaki.Selain kebutuhan bahan makanan, saat ini pihaknya sangat membutuhkan pasokan BBM untuk operasional ambulans, kendaraan pembawa logistik, genset rumah sakit, serta untuk alat berat yang bekerja membuka akses jalan terputus.Baca juga: Korban Banjir Aceh Singkil Kekurangan Logistik"Kami berharap BBM bisa masuk tanpa menunggu akses jalan Bener Meriah-Bireuen dan Bener Meriah-Aceh Utara terhubung kembali," ujarnya.Ilham menyebutkan, untuk jumlah pengungsi di wilayahnya saat ini sebanyak 38.294 jiwa.Mereka kini telah disuplai bahan makanan agar bisa bertahan.Baca juga: Banjir dan Longsor Aceh: 156 Korban Meninggal, 1.838 Terluka"Karena hingga saat ini listrik masih padam, kami membutuhkan genset serta bahan bakar, juga selimut dan susu formula," tuturnya.
(prf/ega)
46.611 Jiwa Korban Banjir di Bener Meriah Aceh Masih Terisolasi, Logistik Terbatas
2026-01-11 22:45:31
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:11
| 2026-01-11 22:56
| 2026-01-11 22:22
| 2026-01-11 21:37
| 2026-01-11 21:23










































