Lamborghini Bekas Mulai Dilirik Konsumen Daerah

2026-01-13 09:31:54
Lamborghini Bekas Mulai Dilirik Konsumen Daerah
TANGERANG SELATAN, — Pasar mobil bekas ultra mewah seperti supercar bekas ternyata punya ceruk tersendiri di Indonesia.Meski jumlah konsumennya tidak sebanyak mobil harian, segmen ini tetap memiliki peminat. Bagi sebagian orang, memiliki supercar masih menjadi bentuk pencapaian atau bahkan mimpi yang ingin diwujudkan.Fenomena tersebut terlihat di showroom Landcar.id, diler mobil bekas premium yang berlokasi di Bursa Mobil Bintaro, Tangerang Selatan.Baca juga: Ganti Oli Transmisi Matik Idealnya Setiap 20.000 Km di Iklim Tropis, Ini AlasannyaDi showroom ini terpajang dua unit Lamborghini, yakni Aventador tahun 2013 dan Gallardo LP560-4 tahun 2013, yang menjadi magnet bagi kolektor maupun penggemar mobil sport eksotis.dok.Motor1 Lamborghini Huracan PerformantePemilik Landcar.id, yang meminta namanya tidak disebutkan, mengatakan pasar supercar di Indonesia sebenarnya sudah terbentuk dengan baik, terutama di kalangan menengah atas.“Sebetulnya begini, kalau bicara supercar, intinya itu masuk ke segmen menengah ke atas,” katanya kepada Kompas.com, yang ditemui pekan lalu.“Pasarnya sebenarnya sudah ada semua (mulai dari mobil harian sampai supercar). Kalau bicara unit menengah-atas di Jakarta, memang jawabannya seperti itu. Kita di Landcar.id sendiri juga sudah ada,” lanjutnya.Baca juga: Daftar PO Bus AKAP dengan Layanan Pramugari di IndonesiaIa menambahkan, meski pusat perputaran supercar berada di Jakarta, permintaan dari luar kota kini juga tak kalah tinggi.INSTAGRAM Striker Real Madrid, Karim Benzema, duduk di antara dua mobil mewah miliknya, Bugatti Chiron (kiri) dan Lamborghini Gallardo. “Contohnya seperti hari ini, ada yang sedang live (medsos). Target kita bukan hanya Jakarta, ini kan nusantara. Pusatnya memang di Jakarta, tapi banyak unit kita yang justru laku di luar kota,” ujarnya.Ia mengatakan, banyak calon konsumen di daerah yang belum memahami harga sebenarnya dari mobil-mobil supercar, sehingga edukasi menjadi hal penting.“Bahkan, banyak konsumen di daerah yang tidak tahu pasti harga mobil-mobil seperti ini. Yang mereka tahu cuma ‘mahal’. Nominalnya mereka tidak tahu. Nah, setelah diberi tahu, ternyata masih terjangkau,” katanya.Baca juga: Toyota Hilux Travo Meluncur: Varian Lengkap Diesel Autoevolution Lamborghini Gallardo LP560-4 diderek paksa di Prancis.“Namanya juga bisnis, kita tidak hanya bermain di Jakarta. Di daerah pun ada. Tapi memang secara edukasi, pemahaman mereka tentang mobil mewah itu masih sebatas Mercedes, BMW, atau Jeep Rubicon,” tuturnya.Namun, seiring meningkatnya akses informasi dan tren otomotif, banyak konsumen mulai membuka mata terhadap pilihan supercar yang tersedia di pasar bekas.“Begitu mereka melihat Lamborghini, tahu harganya sekian, mereka kaget karena ternyata masih masuk akal. Artinya secara kapasitas mereka mampu, hanya saja pemahamannya soal unit dan harga yang masih terbatas,” ucapnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-13 07:52