Kebakaran Kantor Terra Drone, Saksi Ungkap Asap Pekat Berbau Kimia, Bermula dari Baterai Drone Meledak

2026-01-14 03:47:53
Kebakaran Kantor Terra Drone, Saksi Ungkap Asap Pekat Berbau Kimia, Bermula dari Baterai Drone Meledak
- Kebakaran hebat melanda kantor Terra Drone di Jalan Letjen Suprapto, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa siang.Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.40 WIB itu menewaskan 22 orang, sebagian besar karyawan yang tengah bekerja di dalam gedung enam lantai tersebut. Satu di antaranya adalah ibu hamil.Insiden ini mendapatkan sorotan besar setelah saksi-saksi menyebut adanya asap kimia pekat akibat baterai drone yang terbakar di lantai dasar, yang kemudian menjalar cepat ke lantai atas dan membuat puluhan karyawan terjebak.Seorang saksi mata, Wandi, juru parkir yang berada di sekitar lokasi, menuturkan bahwa kebakaran bermula dari baterai drone yang tengah di-charge.“Mulanya katanya dari baterai drone, dia ngecas baterai meledak,” ujar Wandi.Ledakan tersebut memicu kobaran api besar dari lantai dasar. Dalam hitungan menit, api membesar dan mengeluarkan asap hitam pekat bercampur bau kimia kuat.“Nyala, gede apinya. Asapnya tebal langsung,” tutur Wandi menambahkan.Baca juga: Kebakaran Gedung Terra Drone, Bangunan Hanya Punya Satu Akses dan Tanpa Jalur EvakuasiWarga lain ikut menguatkan kesaksian tersebut. Menurut mereka, asap yang membubung berbau kimia, diduga dari bahan kimia baterai drone yang terbakar.“Asapnya kimia, soalnya banyak baterai drone,” kata seorang warga.Asap kimia inilah yang diduga menjadi penyebab paling mematikan dalam insiden ini, karena banyak korban ditemukan tidak mengalami luka bakar, melainkan lemas akibat menghirup asap beracun di lantai atas gedung.Karena api berasal dari lantai dasar, seluruh jalur keluar di bawah tertutup asap tebal dan api. Para karyawan yang sedang bekerja panik dan berusaha menyelamatkan diri dengan naik ke lantai paling atas.“Jalan keluarnya tertutup semua. Mereka enggak bisa lari,” ujar seorang warga.Dari rekaman warga yang beredar, puluhan karyawan terlihat berdesakan di rooftop sambil melambaikan tangan, memohon pertolongan.“Sudah pada ngumpul di atas, mereka pada melambaikan tangan minta tolong,” kata Wandi menggambarkan detik-detik mencekam itu.Sejumlah korban mencoba berbagai cara untuk menyelamatkan diri. Ada yang menggunakan tali, ada yang memanfaatkan tangga dari gedung ruko sebelah. Bahkan ada yang nekat melompat dari ketinggian.Baca juga: Polisi Periksa 8 Orang Saksi Terkait Kebakaran Gedung Terra Drone


(prf/ega)