MRT Gangguan, Penumpang Diminta Tetap Tenang

2026-01-15 07:42:37
MRT Gangguan, Penumpang Diminta Tetap Tenang
Jakarta MRT Jakarta mengalami gangguan pada Kamis . Penumpang mengeluhkan karena tidak ada pemberitahuan mengenai gangguan operasional. Dalam sebuah unggahan di akun media sosial, pihak MRT memberi penjelasan agar penumpang mengikuti arahan petugas.Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo membenarkan adanya gangguan operasional yang berdampak kepada kenyamanan pelanggan. Atas terjadinya hal itu, Rendy atas nama MRT Jakarta meminta maaf dan berjanji akan segera menormalkan kembali pelayanan."PT MRT Jakarta (Perseroda) menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan akibat gangguan operasional yang terjadi pada hari ini.Saat ini tim operasional dan teknis MRT Jakarta sedang melakukan penanganan untuk memastikan layanan dapat kembali berjalan normal sesegera mungkin," janji Rendy saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis . AdvertisementRandy mengimbau, kepada seluruh pelanggan untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan."Informasi perkembangan penanganan akan disampaikan secara berkala melalui kanal informasi resmi MRT Jakarta," dia menandasi.Sebagai informasi, gangguan tersebut dipublikasi melalui laman sosial media MRT Jakarta. Mereka  meminta kepada penumpang agar tetap tenang dan mengikuti arahan petugas.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-01-15 07:15