JAKARTA, — Akses air bersih kini dinikmati oleh 1.526 kepala keluarga di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.Melalui Program Pena Air Bersih, PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menghadirkan sarana air layak sebagai bagian dari pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.Sebelum program tersebut berjalan, sebagian besar warga Kelurahan Fatukoa masih mengandalkan sumur dangkal dengan pasokan air yang tidak stabil, terutama saat musim kemarau.Baca juga: Anak Usaha Pertamina Perluas Akses Air Bersih di BandungTHINKSTOCKS/KENZAZA Ilustrasi air bersih.Keterbatasan akses air bersih berdampak pada aktivitas harian masyarakat, kebersihan lingkungan, serta berpotensi meningkatkan risiko penyakit berbasis air.Hadirnya sarana air bersih yang lebih andal memberikan perubahan bagi warga. Ketersediaan air secara berkelanjutan mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan kebersihan lingkungan, sekaligus menunjang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.Perseroan menyatakan, Program Pena Air Bersih tidak hanya ditujukan sebagai kegiatan sosial, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai yang diterapkan perusahaan dalam operasional bisnisnya, seperti keandalan, keberlanjutan, serta tanggung jawab terhadap aspek keselamatan dan lingkungan.Prinsip tersebut menjadi bagian dari layanan PTK di sektor maritim dan logistik energi.Baca juga: Jelajahi Lokasi Banjir Aceh, Menteri Ekraf Sebut Masyarakat Butuh Air Bersih hingga Jembatan DaruratVP Legal & Relations PTK Amran Reza menyampaikan, keberhasilan program TJSL diukur dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.“Air bersih adalah kebutuhan paling mendasar. Ketika akses ini terpenuhi, kualitas hidup masyarakat meningkat secara signifikan. Program Pena Air Bersih mencerminkan komitmen PTK untuk hadir dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional,” ujar Amran dalam siaran pers, Kamis .
(prf/ega)
Pertamina Trans Kontinental Hadirkan Akses Air Bersih untuk 1.526 KK di Kupang
2026-01-11 22:10:09
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:21
| 2026-01-11 22:20
| 2026-01-11 22:03
| 2026-01-11 21:29
| 2026-01-11 20:24










































