Kaleidoskop Tren Fashion 2025, Statement Style Jadi Kunci Ekspresi Diri

2026-02-04 11:23:50
Kaleidoskop Tren Fashion 2025, Statement Style Jadi Kunci Ekspresi Diri
- Tahun 2025 menjadi tahun ketika dunia fashion terasa lebih jujur, lebih berani, dan jauh dari kata seragam.Tren tidak lagi datang dalam satu arah yang jelas, tetapi muncul dari berbagai sudut, saling bertabrakan, lalu membentuk gambaran besar seperti kaleidoskop.Mulai dari busana rapi yang dirombak ulang, gaya bohemian yang terasa bebas, hingga kaus protes yang menyuarakan sikap politik, fashion 2025 menunjukkan bahwa pakaian kini menjadi cara orang bercerita tentang dirinya dan dunia di sekitarnya.Baca juga: Fashion Jelang 2026 Menurut Desainer Defria Kirana, Sustainable hingga BerwarnaLaporan tren dari Vogue dan Dazed sama-sama menangkap satu hal penting, mode tahun ini bukan soal terlihat “paling tren”, melainkan soal berani mengekspresikan diri.Vogue mencatat bahwa koleksi fashion 2025 dipenuhi eksperimen yang tetap terasa dekat dengan keseharian.Busana rapi ala modern prep hadir dengan cara baru, seperti kemeja yang dilapis berulang, rok pensil yang dipadukan jaket santai, atau warna cokelat monokrom yang hangat dan mudah dikenakan.Di saat yang sama, gaya boho dan nomadic spirit kembali muncul, dengan siluet longgar dan aksesori besar yang memberi kesan bebas tanpa terlihat berlebihan.Pakaian tidak lagi harus “sempurna”, tetapi terasa hidup dan bisa dipakai untuk bergerak, bekerja, hingga bersantai.Baca juga: Sustainable Fashion Bukan Cuma soal Bahan Organik, Ada Berbagai Tantangan di BaliknyaFreepik/8photo Ilustrasi jaket militer. Tahun 2025 menjadi tahun ketika dunia fashion terasa lebih jujur, lebih berani, dan jauh dari kata seragam.Dazed melihat sisi lain fashion 2025 yang lebih lantang dan penuh sikap.Kaus bertuliskan pesan protes, jaket militer, hingga gaya medieval core mencerminkan kegelisahan sekaligus keberanian generasi muda dalam merespons isu sosial dan politik.Fashion tidak lagi sekadar estetika, tetapi juga alat untuk menyampaikan pendapat, bahkan menggalang dukungan bagi isu kemanusiaan.Di sisi budaya pop, figur publik dan musisi ikut mendorong tren ke arus utama, membuat gaya runway terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.Baca juga: Tips Mix and Match Hijab Polos dan Motif agar Stylish Menurut Fashion TeacherJika dirangkum, fashion 2025 tidak menawarkan satu gaya yang harus diikuti semua orang.Seseorang bisa tampil rapi di pagi hari, eksperimental di sore hari, dan berani di malam hari, tanpa merasa “salah gaya”.Justru di situlah kekuatan fashion tahun ini: memberi ruang bagi perbedaan dan pilihan personal.Dalam kaleidoskop fashion 2025, gaya bukan lagi soal ikut-ikutan, tetapi tentang mengenakan sesuatu yang terasa paling jujur dengan diri sendiri.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-02-04 10:26