- Informasi keliru di media sosial kerap muncul dari topik-topik yang ramai diperbincangkan masyarakat.Pekan ini, ditemukan sebaran informasi keliru di media sosial mengenai bencana banjir, serta kasus artis Ammar Zoni yang terlibat peredaran narkoba.Ada pula hoaks soal pernyataan kontroversial Perdana Menteri (PM) Malaysia, hingga Pilpres 2029.Agar tidak terjebak informasi keliru, simak rangkuman penelusuran fakta berikut.Artis Ammar Zoni divonis empat tahun penjara dan ditahan di Rutan Salemba.Di Rutan Salemba, Ammar diduga terlibat peredaran narkoba sehingga dipindah ke Lapas Nusakambangan pada 16 Oktober 2025.Namun di media sosial beredar video dengan narasi Ammar Zoni telah dibebaskan.Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com narasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.Peristiwa dalam video terjadi pada Oktober 2023, ketika Ammar bebas dari Lapas Cipinang.Setelah bebas, ia kembali terjerat kasus narkoba pada Desember 2023.PM Malaysia Anwar Ibrahim diklaim telah menantang Indonesia untuk berperang dalam menyelesaikan sengketa perbatasan.Setelah diperiksa Tim Cek Fakta Kompas.com, pernyataan Anwar dipelintir.Anwar mengatakan bahwa persoalan perbatasan Ambalat antara Indonesia dan Malaysia tidak akan berkembang menjadi konflik bersenjata seperti yang terjadi antara Thailand dan Kamboja."Anda punya pilihan, pergi berperang atau bernegosiasi. Orang yang waras harus memilih jalan negosiasi, dan itu yang kami lakukan," ucap Anwar.Merujuk pernyataan tersebut, tidak ada indikasi Anwar menantang Indonesia berperang. Ia justru menekankan negosiasi untuk penyelesaian masalah perbatasan.
(prf/ega)
Cek Fakta Sepekan: Hoaks Ammar Zoni Bebas | KTP WN Israel
2026-01-12 04:59:47
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:34
| 2026-01-12 04:50
| 2026-01-12 04:36
| 2026-01-12 04:10
| 2026-01-12 03:46










































