- FairSquare, sebuah organisasi nirlaba dan kelompok advokasi yang berfokus terutama pada hak-hak migrasi tenaga kerja global, represi politik, dan olahraga, resmi melaporkan Presiden FIFA Gianni Infantino ke Komite Etik FIFA.Organisasi tersebut menuduh Gianni Infantino melakukan "pelanggaran berulang" terhadap tugas netralitas politik FIFA terutama soal Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menerima Hadiah Perdamaian FIFA perdana.FairSquare menyerahkan surat setebal delapan halaman, yang telah ditinjau oleh The Athletic, dan telah diserahkan kepada Komite Etik FIFA, dan tim komunikasi FIFA juga telah diberitahu tentang fakta-fakta tersebut pada hari Senin. Perlu diketahui, Komite Etik Independen FIFA, merupakan badan peradilan yang memiliki tanggung jawab untuk menyelidiki kemungkinan pelanggaran Kode Etik FIFA.Baca juga: FIFA Loloskan Aturan Baru Piala Dunia 2026 Demi Cegah Pemain DehidrasiKomite Etik memiliki majelis investigasi dan adjudikatif dan memiliki wakil dari Rwanda, Tiongkok, Kanada, Malaysia, Yunani, Kenya, Argentina, Vanuatu, dan Panama.Mereka memiliki wewenang memberi sanksi atas pelanggaran aturan dan regulasi FIFA dapat mencakup peringatan, teguran, denda, pelatihan kepatuhan, dan larangan berpartisipasi dalam aktivitas apa pun yang berhubungan dengan sepak bola.Dalam aduannya, FairSquare merinci empat dugaan pelanggaran tugas netralitas FIFA, sebagaimana diuraikan dalam pasal 15 Kode Etik FIFA, dan semuanya terkait dengan dukungan Infantino terhadap Presiden Trump.Mereka juga meminta Komite Etik untuk "menyelidiki keadaan seputar keputusan untuk memperkenalkan dan memberikan Hadiah Perdamaian FIFA serta kesesuaiannya dengan aturan prosedural FIFA." Baca juga: FAM Resmi Ajukan Banding ke CAS atas Sanksi FIFAPengaduan pertama yaitu saat Infantino secara terbuka melobi agar Trump dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian pada awal 2025. Donald Trump sebelumnya menyatakan secara terbuka bahwa ia layak menerima Hadiah Nobel Perdamaian, namun kemungkinan besar ia tidak akan menerimanya. Pada tanggal 9 Oktober, sehari sebelum pengumuman pemenang yang dijadwalkan, Infantino mengunggah di sosial media soal peran Donald Trump dalam gencatan senjata Israel-Gaza.Menurut FairSquare, intervensi ini merupakan dukungan pribadi yang jelas terhadap intervensi Presiden Trump dalam situasi politik yang kontroversial. Baca juga: Pelatih Norwegia Usai Trump Raih FIFA Peace Prize: Sejujurnya, Ini Pertunjukan Aneh!Dugaan tidak netralnya Infantino yang kedua terjadi pada 5 November, di Forum Bisnis Amerika di Miami saat ia melontarkan pembelaan terhadap Trump dan kinerjanya sebagai Presiden AS. Dalam catatannya, FairSquare menunjukkan bahwa Infantino mengatakan bahwa ia menganggap Presiden Trump "seorang teman yang sangat dekat".FairSquare berpendapat bahwa beberapa komentar Infantino dalam acara tersebut juga mendorong orang-orang untuk mendukung agenda politik Presiden Trump, dan menyatakan persetujuan pribadinya terhadap agenda politik Trump.
(prf/ega)
Gianni Infantino Dilaporkan ke Komite Etik FIFA, Disebut Langgar Netralitas Politik
2026-01-13 18:31:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 18:07
| 2026-01-13 17:54
| 2026-01-13 17:15
| 2026-01-13 17:07
| 2026-01-13 16:44










































