Rugi Pengelola Starbucks Indonesia Bengkak Jadi Rp 108 Miliar

2026-01-11 22:54:32
Rugi Pengelola Starbucks Indonesia Bengkak Jadi Rp 108 Miliar
- PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (kode emiten: MAPB) mencatat kerugian bersih sebesar Rp 108,69 miliar pada kuartal III-2025.Kerugian perusahaan pengelola gerai Starbuck di Indonesia membengkak sekitar 37,36 persen dibandingkan kerugian yang diderita pada sembilan bulan pertama tahun 2024 lalu.Pada kuartal III-2024, MAPB mencatat rugi sebesar Rp 79,13 miliar. Penjualan anak usaha PT Mitra Adiperkasa Tbk ini juga menyusut.Misalnya saja pada kuartal III-2025, MAPB berhasil membukukan penjualan sebesar Rp 2,42 triliun, namun pada kuartal yang sama di tahun ini penjualannya turun menjadi Rp 2,35 triliun.Baca juga: Menkeu Purbaya Ancam Pecat Pegawai Bea Cukai yang Nongkrong di StarbucksUntuk diketahui saja, MAPB adalah perusahaan yang mengedalikan PT Sari Coffee Indonesia, perusahaan pemegang waralaba gerai kopi Starbucks di Indonesia.Beberapa anak usaha lainnya dari MAPB antara lain PT Sari Pizza Indonesia (Pizza Marzano), PT Sari Food Lestari (Paul Bakery), dan PT Premier Dougnut Indonesia (Krispy Kreme, Toast Box).Lalu ada pula PT Sari IceCream Indonesia (Coldstone Creamery, Godiva), PT Agung Mandiri Lestari (Genki Sushi), PT Sari Sandwich Indonesia (Subway), dan perusahaan produsen roti PT Roti Boga Adiperkasa.Baca juga: Starbucks Lepas 60 Persen Saham di China, Boyu Capital Ambil Alih Operasional


(prf/ega)