PM Thailand Punya Target Jelas Pemulihan Wilayah Banjir Tuntas 14 Hari

2026-01-13 06:06:31
PM Thailand Punya Target Jelas Pemulihan Wilayah Banjir Tuntas 14 Hari
BANGKOK, - Perdana Menteri (PM) Thailand, Anutin Charnvirakul, menargetkan proses pembersihan dan pemulihan pascabanjir di Hat Yai, Provinsi Songkhla, dapat tuntas dalam 14 hari.Ia berharap kota tersebut bisa kembali berfungsi normal sepenuhnya setelah terendam banjir beberapa hari lalu.Saat meninjau Hat Yai pada Sabtu 6/12/2025), Anutin, yang juga menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri, menyampaikan apresiasi kepada para relawan dan petugas yang turun sejak hari pertama bencana.Baca juga: Konflik Thailand dan Kamboja Kembali Pecah, Ribuan Warga Mengungsi, Anak-anak Ikut TerdampakMenurutnya, percepatan penanganan di lapangan menunjukkan adanya “persatuan luar biasa” dan solidaritas nasional yang kuat.Sebagaimana dilansir Bangkok Post, sebelum turun ke lapangan, Anutin memimpin rapat Komando Nasional Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Kantor Mitigasi Bencana Wilayah 12.Dalam rapat itu, ia mengevaluasi kondisi terkini, memerintahkan percepatan pemulihan, serta menekankan pentingnya kerja sama antarinstansi.Usai rapat, Anutin memimpin lebih dari 1.000 petugas dan relawan meninjau kawasan Pasar Kim Yong untuk melihat progres pembersihan.Ia mengatakan pekerjaan paling mendesak saat ini adalah mengangkat tumpukan sampah serta puing yang tersisa setelah air surut.Anutin menyebut pasokan listrik dan air bersih di Hat Yai hampir sepenuhnya pulih.Baca juga: KBRI Phnom Penh Imbau WNI Waspada Terkait Ketegangan Kamboja dan ThailandPrioritas pemerintah, kata Anutin, adalah mempercepat pembersihan rumah warga, pusat perbelanjaan, pasar, dan area publik agar Hat Yai dapat kembali normal dalam waktu dua pekan.Ia juga mengingatkan bahwa warga kini menghadapi kelelahan dan tekanan besar. Karena itu, ia meminta aparat menangani keluhan atau perselisihan secara tenang dan profesional.Terkait bantuan keuangan, Anutin mengeklaim, sebagian besar pembayaran kompensasi sudah disalurkan. Sisanya masih menunggu persetujuan akhir dan ditargetkan rampung minggu depan.Pemerintah juga akan mengusulkan dukungan tambahan untuk seluruh provinsi terdampak, bukan hanya Songkhla, dalam sidang kabinet Selasa mendatang.Paket bantuan tersebut mencakup dukungan bagi pelaku usaha, percepatan klaim asuransi, hingga kemungkinan keringanan pajak.Baca juga: Kembali Panas, Jet Thailand Bom Posisi Militer Kamboja, Ada Apa?


(prf/ega)