Pencarian Pelatih Valencia B, Tim SAR Temukan Serpihan KM Putri Sakinah yang Tenggelam di Labuan Bajo

2026-02-02 00:13:11
Pencarian Pelatih Valencia B, Tim SAR Temukan Serpihan KM Putri Sakinah yang Tenggelam di Labuan Bajo
LABUAN BAJO, - Tim SAR gabungan melaksanakan pencarian hari kedua terhadap pelatih Valencia dan tiga anaknya yang menjadi korban KM Putri Sakinah tenggelam di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.Fernando Martin Carreras, pelatih Tim B Putri klub Liga Spanyol Valencia menjadi korban tenggelamnya kapal itu. Kepala Kantor Basarnas Maumere menyampaikan, tim SAR gabungan yang menggunakan kapal RIB Pos SAR Manggarai Barat, Sea Rider KSOP Labuan Bajo, RIB Lanal Maumere, RIB Ditpolair Polda NTT, Kapal KPC Ditpolair Polda NTT melaksanakan penyisiran di sekitar lokasi kejadian di Perairan Utara Pulau Padar sejak pagi hingga pukul 18.00 Wita, Sabtu ."Hasil pencarian hari kedua ini, keempat korban WNA Spanyol masih terus dilakukan pencarian dan masih nihil," ujar Fathur, Sabtu sore.Baca juga: Kronologi Tragedi Pelatih Valencia B dan 3 Anaknya di Laut Labuan BajoDi sekitar lokasi, tim SAR gabungan menemukan tabung gas milik KM Putri Sakinah pada pukul 09.45 Wita, kemudian pukul 09.57 Wita tim menemukan salah satu serpihan atau puing kapal KM Putri Sakinah, serta pukul 12.35 Wita tim kembali menemukan body kamar nakhoda."Seluruh penemuan barang dan serpihan kapal di bawah radius lima nautical mile dari lokasi kejadian," ujar dia.Ia mengatakan, pencarian korban mengalami sejumlah kendala, yakni gelombang tinggi sekitar 0,25 meter hingga 1,5 meter, arus yang cukup kuat di sekitar Perairan Pulau Padar, serta hujan lebat yang mengurangi jarak pandang.Baca juga: Pelatih Valencia B Meninggal Usai Insiden Kapal Tenggelam di Dekat Pulau KomodoIa mengatakan, tim SAR gabungan juga telah melakukan beberapa check dan recheck terhadap data manifest keempat WNA Spanyol dan didapatkan beberapa perbaikan, yaitu keempat korban terdiri dari ayah, satu anak perempuan, dan dua anak laki-laki.Adapun yang selamat merupakan istri dan satu anak perempuan korban."Jadi, total warga WNA Spanyol keseluruhan yang merupakan satu keluarga berjumlah enam orang," ucap dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-02-01 22:35