JAKARTA, - Presiden RI Prabowo Subianto mengaku mendapat laporan bahwa masih ada oknum TNI dan Polri yang terlibat dalam kegiatan ilegal.Prabowo menyampaikan ini di hadapan jajarannya, termasuk Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Lisyo Sigit Prabowo, dalam Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana, Jakarta, Senin ."Saya juga dapat laporan dari penegak hukum, dari TNI sendiri melaporkan ada pejabat-pejabat, ada petugas TNI yang terlibat, dapat laporan juga petugas Polri terlibat, dan beberapa instansi," kata Prabowo, dalam paparannya.Prabowo memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk menindak anggotanya yang terlibat dalam kegiatan ilegal.Baca juga: Prabowo Terima Dasco di Istana, Bahas Stabilitas Ekonomi hingga Pemulihan BencanaPresiden RI juga menegaskan, aparat yang melindungi aktivitas ilegal harus ditindak tegas."Ini benar-benar saya harap Panglima TNI dan Kapolri benar-benar menindak aparat-aparatnya yang melindungi kegiatan penyelundupan ini dan juga kegiatan-kegiatan ilegal, pelanggaran hukum, ini harus kita hadapi dengan serius," tegas dia.Ia meminta jajarannya untuk tidak takut mengakui kelemahan."Kita tidak boleh takut mengakui kelemahan-kelemahan kita, tetapi kita harus terus bertekad untuk menyelesaikan masalah ini," imbuh Prabowo.Dalam kesempatan itu, Prabowo juga meminta negara tidak boleh kalah dari korporasi.Baca juga: Prabowo: Tidak Boleh Ada Korporasi yang Mengalahkan NegaraNegara memang butuh swasta, namun tidak boleh sampai mengalahkan negara."Tidak boleh ada korporasi yang mengalahkan negara. Kita butuh korporasi, kita butuh dunia usaha swasta, tetapi dia tidak boleh mengatur negara dan mengalahkan negara," tutur dia.
(prf/ega)
Prabowo Dapat Laporan Ada Oknum TNI-Polri Terlibat Penyelundupan Ilegal: Harus Ditindak!
2026-01-11 22:12:19
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:48
| 2026-01-11 22:42
| 2026-01-11 21:49
| 2026-01-11 21:29
| 2026-01-11 21:27










































