Pramono: Masalah Gedung Terra Drone Tak Punya Fasilitas Rescue

2026-01-12 05:51:51
Pramono: Masalah Gedung Terra Drone Tak Punya Fasilitas Rescue
JAKARTA, - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat, tidak memiliki fasilitas rescue yang memadai saat kebakaran terjadi.Hal inilah yang menyebabkan banyak karyawan terjebak dan berujung pada tingginya jumlah korban jiwa saat kebakaran terjadi pada Selasa .“Memang problem utamanya adalah gedung tersebut tidak dipersiapkan dengan rescue kalau terjadi kebakaran,” ucap Pramono saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu .Baca juga: Kebakaran Terra Drone Tewaskan 22 Orang, Pramono: Pasti Gedungnya Langgar Aturan!Pramono menilai, meski tersedia alat pemadam dan hydrant, gedung tersebut tidak dipersiapkan untuk menghadapi kondisi darurat.Padahal, di dalamnya terdapat aktivitas penjualan dan penyimpanan baterai litium drone yang memiliki risiko tinggi.“Memang ada pemadam, hydrantnya ada, tetapi yang tidak ada adalah bagaimana kemudian mereka kan menjual ataupun menyiapkan baterai litium untuk dronenya. Yang jadi problem kan kemarin itu,” ungkap dia.Ketiadaan persiapan keselamatan itu membuat kebakaran cepat membesar dan menyebabkan puluhan karyawan terjebak ketika api muncul dari lantai dasar.Asap pekat yang naik ke lantai atas membuat mereka tidak memiliki jalur evakuasi aman.“Ketika kebakar, akhirnya orang, karyawannya, naik ke atas semua, kemudian asap dari bawah. Itulah yang menyebabkan kenapa kemudian yang meninggal cukup banyak,” kata dia.Baca juga: Pramono Soroti Keamanan Gedung Terra Drone, Enam Lantai Tanpa Alat PemadamDi lain sisi, Pramono menegaskan Pemprov DKI Jakarta akan menanggung seluruh proses pemakaman warga yang meninggal, termasuk perawatan korban luka.“Pemerintah Jakarta yang saya pimpin adalah bagaimana memberikan kemudahan bagi siapapun yang meninggal untuk bisa dibantu dimakamkan di Jakarta atas tanggung jawab pemerintah Jakarta. Termasuk yang luka, sakit, dan sebagainya kami tanggung,” ucap Pramono.Sebelumnya, kebakaran di Gedung Terra Drone terjadi Selasa sekitar pukul 12.40 WIB.Hingga pukul 17.00 WIB, polisi memastikan 22 orang meninggal dunia.Baca juga: Cerita Haru Korban Kebakaran Gedung Terra Drone: Aku Selamat IbuKapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo menyebut, korban terdiri dari 7 laki-laki dan 15 perempuan.“Jadi terkait dengan peristiwa kebakaran di Terra Drone ini saat ini sudah pukul 17.00 WIB. Terakhir angka korban adalah 22," jelas Susatyo dalam keterangannya, Selasa .Di antara korban terdapat seorang wanita hamil yang turut kehilangan nyawa dalam peristiwa tersebut.“Ada korban wanita hamil. Salah satu korban (meninggal dunia) adalah wanita hamil," ujar Susatyo.Berdasarkan hasil olah TKP, gedung enam lantai tersebut hanya memiliki satu akses pintu masuk dan keluar, yang berada di lantai satu.


(prf/ega)