MISAWA, - Gempa Jepang bermagnitudo 7,5 mengguncang lepas pantai utara "Negeri Sakura" pada Senin malam.Guncangan yang berujung tsunami setinggi 70 sentimeter (cm) ini menyebabkan sedikitnya 30 orang terluka, merusak infrastruktur, dan memutus aliran listrik ke ribuan rumah dalam suhu udara membeku.Badan Meteorologi Jepang (JMA) menyatakan, gempa terjadi pada pukul 23.15 waktu setempat atau 21.15 WIB, berpusat di lepas pantai Prefektur Aomori.Baca juga: Gempa M 7,6 Guncang Jepang, Picu Peringatan TsunamiGempa Jepang ini awalnya dicatat berkekuatan M 7,6, kemudian direvisi menjadi M 7,5.Peringatan tsunami sempat dikeluarkan JMA dengan estimasi ketinggian hingga tiga meter. Namun, gelombang tertinggi yang tercatat mencapai 70 cm, sebelum peringatan dicabut beberapa jam kemudian.Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dalam konferensi pers Selasa pagi menyatakan, total 30 orang mengalami luka-luka akibat gempa tersebut, termasuk satu orang yang luka berat di Hokkaido.Gempa juga menyebabkan retakan jalan, kaca pecah di sejumlah bangunan, dan sebuah mobil terperosok ke lubang jalan.Sebuah rumah terbakar di wilayah terdampak, menurut juru bicara Pemerintah Jepang, Minoru Kihara.AFP/PHILIP FONG Rumah yang ambruk akibat gempa Jepang bermagnitudo 7,5 di Distrik Hakui, Kota Shika, Prefektur Ishikawa, saat difoto pada 8 Januari 2024. Gempa Jepang terbaru ini terjadi saat Tahun Baru 1 Januari 2024.Jurnalis AFP di Hokkaido melaporkan, guncangan terasa kuat selama sekitar 30 detik, disertai bunyi alarm peringatan gempa dari ponsel warga.“Kami menggendong anak-anak kami—gadis berusia dua tahun dan bocah lelaki satu tahun. Getaran ini mengingatkan saya ke bencana 2011,” kata Daiki Shimohata (33), Pegawai Negeri Sipil di Hashikami, Aomori, kepada AFP melalui sambungan telepon.Shimohata langsung bergegas keluar rumah bersama keluarganya saat merasakan guncangan gempa yang belum pernah ia alami sebesar ini.Baca juga: Jepang Cabut Peringatan Tsunami dari Gempa M 7,6 di UtaraLayanan darurat melaporkan, sekitar 28.000 orang diimbau mengungsi dari rumah. Beberapa tempat penampungan penuh sesaat setelah gempa.Sekitar 2.700 rumah di Prefektur Aomori mengalami pemadaman listrik beberapa jam setelah gempa, menurut laporan Kyodo News.Pada Selasa pagi, pihak penyedia listrik menyatakan pasokan kembali normal di sebagian besar wilayah. Tak sampai 40 rumah yang masih terdampak.Layanan kereta cepat Shinkansen sempat dihentikan di sejumlah rute untuk pemeriksaan keselamatan jalur, tetapi tidak ada kerusakan besar yang ditemukan.
(prf/ega)
Gempa Jepang M 7,5 Picu Tsunami 70 Cm, Korban Luka 30 Orang
2026-01-12 06:12:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:27
| 2026-01-12 06:01
| 2026-01-12 05:58
| 2026-01-12 05:19
| 2026-01-12 04:39










































