Elon Musk Makin Tajir Melintir, Manusia Pertama dengan Harta Rp 12.500 Triliun

2026-01-12 03:29:22
Elon Musk Makin Tajir Melintir, Manusia Pertama dengan Harta Rp 12.500 Triliun
Ringkasan berita: - Kekayaan miliarder Elon Musk mencatat rekor lagi hingga tembus 700 miliar dollar Amerika Serikat, per 19 Desember 2025.Berdasarkan laporan Forbes real-time billionaires list, kekayaan Musk tercatat di angka 748,9 miliar dollar AS (sekitar Rp 12.504 triliun, kurs Rp 16.697).Nominal tersebut mengantarkan Elon Musk ke takhta orang pertama di dunia yang punya kekayaannya tembus 700 miliar dollar AS.Pertambahan jumlah kekayaan itu juga bisa dibilang terkumpul dalam waktu yang cukup singkat, karena baru pada 15 Desember 2025 lalu Elon Musk membukukan kekayaan senilai 600 miliar dollar AS (sekitar Rp 10.029 triliun).Itu artinya, dalam kurun waktu empat hari saja, kekayaannya bertambah sekitar 100 miliar dollar AS.Baca juga: Elon Musk Jadi Orang Pertama di Dunia dengan Kekayaan Rp 10.000 TriliunForbes Tangkapan layar laporan Forbes real-time billionaires list yang menjadikan ELon Musk orang terkaya di dunia dengan harta 748,9 miliar dollar AS. Ia menjadi orang pertama di dunia yang memiliki harta sebanyak itu.Kekayaan Musk meroket setelah Mahkamah Agung Delaware membatalkan putusan pengadilan tingkat bawah soal paket opsi saham Tesla bagi Elon Musk.Saham opsi merupakan hak untuk membeli saham di harga tertentu dalam periode waktu yang sudah ditentukan, yang biasanya diberikan sebagai bagian dari paket kompensasi eksekutif.Ini berbeda dengan saham reguler/biasa yang harganya mengikuti kondisi pasar saat ini.Sebagai ilustrasi, jika seseorang mendapat hak membeli saham di harga Rp 1.000 per lembar, sementara harga saham di pasar kemudian naik menjadi Rp 5.000, maka hak tersebut menjadi sangat bernilai karena ia mendapat keuntungan tinggi.Pemilik opsi bisa membeli saham di harga lama yang lebih murah, lalu memperoleh selisih nilainya.Dalam kasus Elon Musk, saham opsi Tesla yang diterimanya diberikan saat harga saham masih jauh lebih rendah. Karena harga saham Tesla kini melonjak, nilai hak membeli saham tersebut ikut melesat hingga ratusan miliar dolar AS.Nah, karena itu lah, putusan pengadilan ini membuat nilai harta Elon Musk meroket dalam waktu sekejap.Sedikit mundur ke tahun 2018, saat itu Elon Musk sebagai salah satu pendiri sekaligus CEO Tesla, memperoleh opsi saham sebagai bentuk kompensasi berbasis kinerja, yang memberinya hak membeli saham Tesla di harga yang telah ditentukan, jika perusahaan mencapai target bisnis tertentu. Opsi saham itu kini bernilai 139 miliar dollar AS (sekitar Rp 2.323 triliun).Paket ini sempat dipersoalkan pada tahun 2024 karena pengadilan menilai proses pemberiannya tidak sepenuhnya adil, mengingat besarnya pengaruh Musk terhadap dewan direksi Tesla.


(prf/ega)