- Saat ini, Indonesia tengah menghadapi dampak dari Siklon Tropis Bakung dan Bibit Siklon Tropis 93S.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memberikan peringatan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah akibat badai yang terjadi di Samudera Hindia tersebut.Akibat Siklon Tropis Bakung dan Bibit Siklon Tropis 93S, sejumlah wilayah diperkirakan mengalami hujan berintensitas sedang hingga lebat, angin kencang, hingga gelombang laut tinggi. Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta menyatakan, Siklon Tropis Bakung akan mengalami penurunan intensitas dalam waktu 24 jam ke depan.Saat ini, siklon tropis tersebut sedang bergerak menjauh ke barat daya Indonesia. Selain itu, sistem ini merupakan perkembangan dari Bibit Siklon Tropis 91S.BMKG juga menjelaskan bahwa Siklon Tropis Bakung merupakan perkembangan dari Bibit Siklon Tropis 91S. Sistem ini menjadi salah satu siklon yang dipantau karena berada di wilayah pengawasan Indonesia.Dalam penamaannya, BMKG menggunakan nama bunga, buah, atau tumbuhan yang berasal dari Indonesia. Penamaan ini berlaku untuk siklon tropis yang berkembang atau berdampak di wilayah Indonesia. Lantas, kenapa siklon tropis diberi nama bunga?Baca juga: Bagaimana Siklon Tropis Terbentuk? Begini Proses dan Siklus HidupnyaDilansir dari Antara, , BMKG memberikan nama siklon tropis yang tidak menimbulkan kepanikan atau kekhawatiran masyarakat.Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BMKG yang menjabat saat itu, Hary T Djatmiko, menjelaskan bahwa pemilihan nama diharapkan dapat meredam kekhawatiran mengenai dampak siklon tropis. "Jika siklon itu masuk wilayah suatu negara, maka negara tersebutlah yang berhak memberikan nama. Kami memberikan nama-nama bunga agar lebih tenang, enak didengar dan tidak terlalu mengkhawatirkan harapannya," jelas Hary.Lebih lanjut, nama-nama siklon tropis tidak mencerminkan perbedaan signifikan terkait dampaknya. BMKG menentukan nama berdasarkan perkembangan siklon dengan daratan Indonesia. "Kalau Cempaka itu pergerakannya puluhan kilo meter dari daratan Indonesia, kalau Dahlia itu ratusan kilo meter dari daratan," ujarnya. Baca juga: Apa Itu Typhoon Peipah? Siklon Tropis yang Baru Saja Melanda JepangMelansir dari laman resmi TCWC Jakarta, adapun nama-nama siklon trops yang masih digunakan antara lain:Selain itu, ada nama-nama siklon tropis yang sudah dihapus oleh BMKG seperti:Sebelum menggunakan nama bunga dan buah, BMKG sempat menggunakan nama tokoh pewayangan dalam penamaan siklon tropis di wilayah Indonesia.
(prf/ega)
Mengapa Siklon Tropis di Indonesia Diberi Nama Bunga?
2026-01-12 03:55:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:01
| 2026-01-12 03:40
| 2026-01-12 02:21
| 2026-01-12 02:17










































