Atap Ambruk Tewaskan Santriwati, Kemenag Situbondo: Pembangunan Ponpes Harus Lampirkan IMB

2026-01-16 08:59:52
Atap Ambruk Tewaskan Santriwati, Kemenag Situbondo: Pembangunan Ponpes Harus Lampirkan IMB
SITUBONDO, - Kepala Kementerian Agama Kabupaten Situbondo, Jawa Timur Muhammad Mudhofar mendatangi bangunan asrama putri Ponpes Syekh Abdul Qodir Jailani pada Rabu .Saat ditemui di lokasi, dia sangat menyayangkan kejadian ambruknya bangunan asrama yang menyebabkan 1 santriwati meninggal dunia.Pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian terkait tindaklanjut kasus tersebut."Kami turut berduka atas kejadian ambruknya bangunan asrama putri yang menyebabkan 1 santri meninggal dunia," katanya Rabu .Baca juga: Insiden Ambruknya Bangunan Ponpes Kembali Terjadi, PBNU Minta Pemerintah Turun TanganNamun dalam data yang ada di Kemenag Situbondo bahwa Pondok Pesantren Salafiah Syafi'iyah Syekh Abdul Qodir Jailani di Desa Blimbing Kecamatan Besuki memiliki izin resmi."Namun, untuk izin mendirikan bangunan (IMB), masih dalam proses pengecekan karena persyaratan yang berlaku pada saat pendirian pondok pesantren tersebut belum mewajibkan adanya IMB," kata dia.Baca juga: Bangunan Asrama Putri Ponpes yang Ambruk di Situbondo Berusia 2 Tahun 4 BulanPihak Kemenag Situbondo juga telah menerima perintah dari Kementerian Agama bahwa ke depannya izin mendirikan bangunan di pondok pesantren harus dilampirkan."Kami telah mendapatkan petunjuk dari pusat, seluruh pesantren, lembaga madrasah akan kami lakukan moratorium, pembatasan izin. Dan untuk proses izin kedepannya harus melampirkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Sertifikat Layak Fungsi (SLF), dan ketentuan-ketentuan yang diatur di pemerintah kabupaten," katanya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-16 07:39