2026 Dinilai Jadi Momentum Pertumbuhan Global, Investor Diminta Lebih Selektif

2026-01-12 05:29:49
2026 Dinilai Jadi Momentum Pertumbuhan Global, Investor Diminta Lebih Selektif
JAKARTA, — Allianz Global Investors (AllianzGI) menilai tahun 2026 masih akan menjadi periode yang konstruktif bagi pasar global, meskipun dinamika ekonomi dan geopolitik menuntut investor untuk lebih cermat dalam memanfaatkan peluang yang tersedia.Dalam laporan analisis Outlook 2026 yang dirilis pada Senin , AllianzGI menyebutkan bahwa ekspansi teknologi, stabilitas inflasi, serta pelonggaran kebijakan moneter dan fiskal di berbagai negara menjadi faktor utama yang menopang prospek ekonomi global tahun depan.“Kami menilai ekonomi global pada tahun 2026 akan terbukti tetap solid, ditopang oleh belanja teknologi, terutama terkait AI, akan menjadi penopang utama ekonomi global,” tulis Tim Chief Investment Officer (CIO) AllianzGI dalam laporan tersebut.Baca juga: Target Pertumbuhan Ekonomi 2026: Optimisme Pemerintah vs Realisme PasarFreepik Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III 2025 mencapai 5,04 persen secara tahunan (year on year/yoy).AllianzGI memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 berada di kisaran 2,7 persen. Angka ini memang melambat secara moderat dibandingkan 2025, namun masih mencerminkan lintasan pertumbuhan yang positif.Investasi pada sektor teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dinilai berperan penting dalam mengimbangi risiko lanjutan dari perang dagang serta fragmentasi rantai pasokan global.“Namun demikian, pertumbuhan tersebut masih dibayangi oleh sejumlah risiko. Dampak lanjutan dari perang dagang diproyeksikan terus menekan rantai pasokan, yang pada akhirnya dapat memicu fragmentasi arus perdagangan maupun aliran modal,” tulis tim AllianzGI.Meski demikian, AllianzGI menilai ekonomi global masih memiliki ketahanan yang cukup kuat. Inflasi diperkirakan bergerak beragam di berbagai kawasan.Baca juga: Airlangga Pede 2026 Pertumbuhan Ekonomi Makin Kuat, di Atas 5 Persen?Di Amerika Serikat (AS), inflasi diproyeksikan tetap berada di atas 3 persen, sementara Eropa dan Asia dinilai berada pada kondisi yang lebih stabil dengan tekanan harga yang relatif terkendali.


(prf/ega)