- Bencana banjir bandang yang menerjang Gampong Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara pada November 2025 meninggalkan luka mendalam. Salah satu wilayah terparah, Dusun Lhok Pungki, dinyatakan hilang hampir seluruhnya usai disapu arus deras.Banjir besar yang terjadi pada 22 November 2025 ini disebut sebagai bencana terparah sepanjang sejarah Aceh Utara.Keuchik Gampong Gunci Fazir Ramli dalam laporannya menyebutkan bahwa sebanyak 298 jiwa dari 84 kepala keluarga harus mengungsi setelah tempat tinggal dan harta benda mereka lenyap.Seluruh pengungsi kini berada di Meunasah Dusun Paya Rubek, Gampong Gunci.“Masyarakat hanya mampu menyelamatkan diri. Tidak ada satu pun harta benda yang bisa diselamatkan,” ungkap Fazir Ramli, Minggu .Selain membawa korban jiwa, kerusakan di Lhok Pungki mencengangkan:Baca juga: Desa Gunci, Nyaris Tenggelam di Sapu Banjir Aceh Utara…Tak hanya permukiman, berbagai fasilitas vital mengalami kerusakan parah:Tempat ibadah seperti meunasah dan masjid turut hancur, bahkan kompleks pemakaman umum ikut tersapu banjir.“Bahkan kuburan umum di dusun tersebut pun dilaporkan lenyap tersapu arus banjir,” kata Fazir.Sarana pendidikan, termasuk PAUD/TK dan balai pengajian, juga musnah.Selain itu, tiang listrik di desa itu tumbang sehingga wilayah tersebut hingga kini tidak mendapatkan penerangan.“Satu masjid rusak total dan satu mushalla rusak parah. Lapangan sepak bola kami hilang disapu air, kini sisa batu-batu menjadi sungai baru,” terangnya.“Nyaris seluruh harta benda milik kami rusak akibat banjir. Tidak tahu lagi, bagaimana mau memulainya. Kami harap, pemerintah pusat bisa membantu,” tambah dia.KOMPAS.COM/MASRIADI SAMBO Sisa banjir di Masjid At-Taqwa Desa Blang Reuling, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu Banjir bandang juga merusak sektor ekonomi masyarakat.Sekitar 45 hektare lahan sawah dan 100 hektare kebun produktif hanyut dibawa air. Warga kini menghadapi ketidakpastian jangka panjang terkait pemulihan ekonomi.
(prf/ega)
Banjir Aceh Utara, Dusun Lhok Pungki Hilang Disapu Arus, 298 Warga Mengungsi
2026-01-12 06:18:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:25
| 2026-01-12 06:08
| 2026-01-12 06:03
| 2026-01-12 05:48
| 2026-01-12 04:23










































