Bentrokan saat Eksekusi Lahan di Sumbawa, 3 Polisi Terluka akibat Tebasan Sajam

2026-01-12 03:26:12
Bentrokan saat Eksekusi Lahan di Sumbawa, 3 Polisi Terluka akibat Tebasan Sajam
SUMBAWA, - Personel Polres Sumbawa dan Brimob Polda NTB melakukan eksekusi lahan seluas 1,58 hektare berlokasi di Dusun Ai Jati, Desa Mapin Kebak, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa, Rabu .Eksekusi ini berakhir ricuh. Bentrok mengakibatkan tiga polisi harus menjalani perawatan medis secara intensif akibat diduga terkena tebasan senjata tajam.Sebelumnya, ratusan warga melakukan aksi protes. Mereka memblokir jalan raya lintas Sumbawa Bima menuju pelabuhan Poto Tano guna menolak eksekusi lahan oleh personel polisi.Namun, aksi berujung bentrok dengan aparat karena dugaan suara tembakan senjata api dan gas air mata. Video bentrok beredar di medsos yang seketika viral dibagikan dan komentari warganet.Baca juga: Eksekusi Lahan di Buton Utara Ricuh, Warga dan Aparat Saling Dorong Rebut PatokKapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, saat dikonfirmasi memastikan tidak ada penembakan yang dilakukan aparat dalam insiden bentrokan itu."Ada tiga anggota kami yang terluka yakni Aipda I Gusti Bayu Yogi Anggara, Kasubnit 1 Samapta, luka akibat benda tumpul di hidung dan bibir.""Bripka I Nyoman Adi Putra, Kanitbintibsos Satbinmas, luka robek di lengan kiri dan Briptu Ahlan Tamara Fausta, Bamin Sikeu, luka robek di kaki kanan," kata Marieta, Rabu malam.Eksekusi lahan ini merupakan tindak lanjut dari putusan Pengadilan Negeri Sumbawa dalam perkara Nomor 24/Pdt.G/91/PN Sumbawa, yang telah bergulir sejak 1996.Ia menjelaskan bahwa eksekusi kali ini merupakan yang ketiga kalinya setelah dua upaya sebelumnya tertunda akibat perlawanan warga.“Dalam pelaksanaan di lapangan kami tegaskan tidak ada satu pun tembakan yang dilepaskan oleh anggota. Yang digunakan hanya gas air mata untuk membubarkan massa saat situasi sudah tidak terkendali,” ujar Marieta.Ia menyebutkan bentrok terjadi saat petugas gabungan Polres Sumbawa dan Brimob Polda NTB menuju lokasi eksekusi sekitar pukul 06.00 Wita.Baca juga: Eksekusi Lahan di Medan Berujung Ricuh, Polisi Alami Patah KakiMassa disebut telah menutup akses jalan sekitar 50 meter dari titik eksekusi.Pihak kepolisian sempat berupaya melakukan pendekatan humanis dengan memberi imbauan dan negosiasi menggunakan bahasa daerah, namun situasi memanas setelah diduga ada provokasi dari oknum tertentu.“Warga mulai membakar ban dan melakukan penyerangan dengan senjata tajam, parang, panah, hingga botol berisi bensin,” ujar Marieta.Akibat kejadian tersebut, tiga anggota kepolisian terluka — masing-masing di bagian hidung, tangan, dan satu lainnya harus menjalani operasi di RSUD Sumbawa akibat luka tebas. Sementara itu, tidak ada korban luka dari pihak masyarakat.


(prf/ega)