Kemenag Akan Beri Beasiswa ke Santri Ponpes Al Khoziny dari Dana Abadi

2026-01-12 02:04:54
Kemenag Akan Beri Beasiswa ke Santri Ponpes Al Khoziny dari Dana Abadi
SIDOARJO, - Kementerian Agama (Kemenag) berencana memberikan beasiswa pendidikan untuk santri setelah Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Sidoarjo kembali dibangun.  Pemerintah akan membangun ulang bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Jawa Timur setelah tragedi mushala ambruk pada Senin karena kegagalan konstruksi hingga menewaskan 63 santri.Kemenag telah meninjau titik lokasi baru bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementrian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Dalam Negeri di Desa Siwalayan Panji, Buduran, Sidoarjo pada Kamis .Baca juga: Bangunan Ambruk Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Dibangun Ulang di Lokasi Berbeda Lokasi baru tersebut berupa lahan persawahan. Proses pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny tersebut rencananya dimulai dalam waktu dekat.Setelah bangunan tuntas dibangun, Kemenag berencana memberikan beasiswa kepada para santri, terutama yang berprestasi di bidang tertentu. Hal itu disampaikan oleh Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Basnang Said di Sidoarjo, Kamis . “Kita mencoba rencanakan untuk misalnya diberikan beasiswa santri berprestasi untuk memilih fakultas kedokteran atau untuk kemudian ada teknik sipil,” kata Basnang Said. Beasiswa tersebut diadakan oleh Kemenag menggunakan dana abadi. “Kira-kira ada potensi untuk itu (beasiswa) karena memang ada dana abadi pesantren yang bisa kita manfaatkan untuk itu,” ujar dia.Baca juga: Sebulan Pascatragedi Mushala Ambruk, Santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Kembali Beraktivitas Normal Beasiswa tersebut akan diberikan setelah proses pembangunan asrama Ponpes Al Khoziny Sidoarjo dinyatakan selesai dan kegiatan belajar mengajar sudah berlangsung di tempat baru. “Tentu yang coba juga kita pikirkan ke depannya bahwa setelah sarana-prasarananya jadi,” kata dia. Basnang menyampaikan bahwa program tersebut untuk mendukung penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai bagian dari keberlangsungan proses belajar mengajar santri Ponpes Al Khoziny.Adapun Presiden Prabowo Subianto direncanakan melakukan groundbreaking pembangunan ulang Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo pada 25 November 2025. Menteri Keuangan Purbaya juga mengatakan bahwa pemerintah memiliki ketersediaan anggaran dari APBN untuk pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny. Sementara itu, tim penyidik gabungan dari Polda Jatim masih belum menetapkan tersangka atas karena tahap penyidikan tengah berlangsung.


(prf/ega)

Berita Lainnya