SIKKA, - Kementerian Sosial (Kemensos) menemukan 206 penerima bantuan sosial di Kabupaten Sikka, NTT yang teridentifikasi terlibat judi online.Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial, Rudolfus Ali, saat ditemui di Maumere, Kamis .Rudolfus menyampaikan bahwa Dinsos Sikka sudah mengantongi data terkait penyalahgunaan bansos oleh penerima manfaat.Ia merincikan beberapa warga yang teridentifikasi berasal dari Desa Watumilok, Habi, dan Tanaduen di Kecamatan Kangae, serta Desa Du, Kecamatan Lela.“Ini berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh Kemensos dan nantinya akan ditindaklanjuti oleh Dinsos Kabupaten Sikka, apakah mereka benar-benar terlibat judi. Jika terlibat, kita keluarkan,” ujarnya.Baca juga: BLTS Kesra Rp 900.000 di Indramayu Cair, Warga Diimbau Jangan Gunakan untuk JudolParahnya lagi, ujar Rudolfus, di Desa Watumilok, ada warga yang menggunakan identitas kartu keluarga dari lansia penerima bansos berusia 70 tahun dan diduga disalahgunakan oleh yang bersangkutan untuk praktik judi online.“Nomor kartu keluarga (KK) pasangan lansia terbaca dipakai untuk registrasi akun yang terhubung dengan praktik judi online," kata dia. Rudolfus mengungkapkan bahwa proses registrasi nomor seluler baru biasanya memerlukan nomor kartu keluarga.Oleh karena itu, kuat dugaan bahwa cucu, anak, atau bahkan keluarga lainnya dari lansia tersebut sengaja menggunakan nomor KK untuk registrasi kartu SIM.Kartu SIM itu kemudian dihubungkan dengan alamat-alamat yang nantinya mereka gunakan untuk bermain judi online.Baca juga: Rekening Diblokir Karena Judol, 20 Penerima PKH di Kendal Minta Diaktifkan LagiRudolfus menyampaikan, ketika tim kami melakukan pengecekan langsung, lansia yang merupakan suami istri itu mengaku tidak mengetahuinya.“Dan dari kondisi latar belakang, usia, bahkan fisik, kita bisa pastikan mereka tidak mengenal hal seperti itu. Mungkin anak, cucu, atau keluarganya yang lain yang sengaja gunakan,” kata dia. Rudolfus menegaskan bahwa penyaluran bansos dipastikan tepat sasaran dari Kantor Pos ke Bank Himbara agar bansos tersebut tidak disalahgunakan.“Kami akan memastikan betul nama-nama yang terdata dalam berita acara yang dikirim dari desa-desa ke Dinsos. Selain itu, kami pun bisa turun ke alamat penerima bansos tersebut untuk mengecek secara langsung,” ucap dia.
(prf/ega)
Kemensos Temukan 206 Penerima Bansos di Sikka Terlibat Judol, Ada yang Pakai KK Lansia 70 Tahun
2026-01-12 06:10:32
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:25
| 2026-01-12 05:00
| 2026-01-12 04:37
| 2026-01-12 04:18
| 2026-01-12 04:09










































