6 Fakta Terkait Ibu Hamil di Papua Meninggal Usai Ditolak RS

2026-01-11 03:51:53
6 Fakta Terkait Ibu Hamil di Papua Meninggal Usai Ditolak RS
Jakarta - Tragedi memilukan menimpa seorang ibu hamil di Papua yang bukan hanya kehilangan nyawanya sendiri, melainkan juga janin berusia enam bulan yang dikandungnya.Dia meninggal dunia setelah mengalami berbagai penolakan pelayanan medis dari rumah sakit. Berdasarkan laporan, sang ibu hamil tersebut ditolak oleh tidak kurang dari tiga rumah sakit sebelum akhirnya mendapatkan penanganan yang terlambat.Cerita pilu Irene diungkap kakak iparnya, Ivon Kabey. Ivon menduga kuat penyebab kematian adiknya karena keterlambatan pelayanan serta penolakan rujukan di beberapa rumah sakit di Kota Jayapura.Advertisement"Awalnya kami tiba di RSUD Yowari pukul 15.00 WIT dengan status pasien pembukaan enam dan ketuban pecah, tetapi proses persalinan tidak kunjung ditangani karena dugaan bayi berukuran besar, yakni empat kilogram," katanya. Demikian dikutip dari Antara, Sabtu 22 November 2025.Keluarga kemudian meminta percepatan rujukan karena kondisi Irene Sokoy semakin gelisah. Tetapi surat rujukan baru selesai mendekati tengah malam, diikuti keterlambatan ambulans yang baru tiba pukul 01.22 WIT.Dalam proses rujukan ternyata tak semulus yang mereka kira. Irene dan bayi dikandungannya mendatangi tiga rumah sakit tapi tak juga mendapat penanganan hingga akhirnya meninggal dunia di perjalanan.Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun angkat bicara. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa tim investigasi kasus meninggalnya ibu hamil Irene Sokoy sudah sampai di Papua."Sekarang kita sudah kirim tim. Sudah sampai di sana ya, untuk menganalisa masalahnya di mana," kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Selasa 25 November 2025."Nah, kita kirim tim dari Rumah Sakit Sardjito untuk bisa memperbaiki tata kelola RSUD-RSUD di Papua supaya ke depannya hal-hal seperti ini bisa (dicegah)," sambung dia.Berikut sederet fakta terkait tragedi ibu hamil dan janin di kandungan meninggal dunia usai telat ditangani ditolak 3 RS di Papua dihimpun Tim News Liputan6.com: 


(prf/ega)