MEDAN, - Sejumlah infrastruktur ketenagalistrikan milik PLN rusak akibat peristiwa longsor dan banjir bandang di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.Manager PLN UP3 Sibolga, Bachtiar, menyampaikan, sejumlah gardu hubung tergenang banjir, beberapa tiang distribusi patah, serta jaringan listrik di sejumlah lokasi mengalami gangguan akibat material longsor.Selain kerusakan pada aset kelistrikan, akses jalan menuju titik terdampak banyak yang tertutup genangan dan timbunan.Baca juga: Bencana Longsor dan Banjir di Tapanuli Tengah: Akses Terputus dan Wilayah TerisolirDengan demikian, perbaikan belum dapat dilakukan secara menyeluruh."PLN telah mengaktifkan status Siaga Kelistrikan dan menurunkan tim ke titik-titik terdampak," kata Bachtiar dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com melalui saluran telepon pada Rabu .Saat ini Tim melakukan asesmen lapangan, isolasi jaringan, serta penanganan awal pada lokasi yang dinilai aman. Baca juga: 6 Jasad Korban Banjir Bandang Tapanuli Selatan Belum Dikebumikan, Akses Tertutup dan Cuaca BurukSementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menegaskan bahwa keselamatan publik merupakan prioritas mutlak dalam setiap pemulihan kelistrikan."Banjir dan longsor yang terjadi di Tapanuli Tengah dan Sibolga membutuhkan kewaspadaan penuh," ujarnya. Untuk itu, PLN memastikan seluruh penanganan dilakukan secara terukur, mengutamakan keselamatan masyarakat dan pekerja, serta mengikuti standar operasi keselamatan yang ketat sebelum memulihkan jaringan,” jelas Mundhakir.Baca juga: 6 Jasad Korban Banjir Bandang Tapanuli Selatan Belum Dikebumikan, Akses Tertutup dan Cuaca BurukIa menyampaikan bahwa dalam situasi bencana, PLN menerapkan prinsip safety first dan operational resilience, yang menjadi fondasi penting untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan."Kami memohon doa dan kerja sama dari seluruh masyarakat agar pemulihan dapat berjalan lancar, dan sistem kelistrikan dapat kembali pulih setelah kondisi dinyatakan aman," ucapnya.PLN pun berkoordinasi intensif dengan BPBD, pemerintah daerah, TNI-Polri, serta perangkat kecamatan untuk memastikan jalur aman bagi petugas dan mempercepat pemulihan kelistrikan di wilayah terdampak.PLN mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya listrik selama bencana berlangsung.Terutama menghindari kontak dengan peralatan listrik yang basah atau berada dalam genangan air.Selain itu, masyarakat tidak diperkenankan mendekati tiang listrik, gardu, atau jaringan yang tergenang.Jika menemukan kondisi jaringan yang membahayakan, masyarakat diminta segera melapor melalui PLN Mobile atau Contact Center 123.
(prf/ega)
Banjir dan Longsor di Sibolga-Tapteng, Infrastruktur PLN Rusak, Akses Terputus
2026-01-11 23:44:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:55
| 2026-01-11 23:36
| 2026-01-11 23:34
| 2026-01-11 21:40
| 2026-01-11 21:29










































