Hakim Ketua yang Adili Hasto Kristiyanto Dipromosi Jadi Waka PN Cilacap

2026-01-13 10:31:37
Hakim Ketua yang Adili Hasto Kristiyanto Dipromosi Jadi Waka PN Cilacap
Rios Rahmanto, yang merupakan hakim ketua pengadil kasus suap pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR untuk Harun Masiku dan perintangan penyidikan dengan terdakwa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, dipromosi. Hakim Rios dipromosi menjadi Wakil Ketua (Waka) Pengadilan Negeri Cilacap.Dilihat detikcom dalam salinan hasil rapat Tim Promosi dan Mutasi (TPM) Mahkamah Agung, Selasa , Rios mendapat promosi dari jabatan hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjadi Waka Pengadilan Negeri Cilacap. Hasil TPM itu tertanggal lalu."Rios Rahmanto S.H, M.H jabatan lama hakim PN Jakarta Pusat, jabatan baru WK PN Cilacap," demikian tertulis dalam salinan hasil rapat TPM MA tersebut.Selain Rios, ada hakim lain di PN Jakarta Pusat yang mendapatkan promosi dan mutasi. Mereka ialah hakim Guse Prayudi dipromosi menjadi Waka PN Ciamis, hakim Marper Pandiangan dimutasi ke PN Surakarta, hakim Ledis Meriana Bakara dimutasi ke PN Palembang, hakim Joko Dwi Atmoko dimutasi ke PN Sidoarjo, hakim Haryuning Respanti dipromosi menjadi Waka PN Ponorogo, hakim Herdiyanto Sutantyo dipromosi menjadi Waka PN Kota Baru.Sebagai informasi, perkara suap dan perintangan penyidikan Hasto Kristiyanto diadili oleh ketua majelis hakim Rios Rahmanto dengan anggota Sunoto dan Sigit Herman Binaji. Sidang vonis Hasto digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat .Hakim menyatakan Hasto terbukti bersalah memberi suap mantan komisioner KPU Wahyu Setiawan terkait pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024 untuk Harun Masiku. Namun, hakim menyatakan Hasto tidak terbukti bersalah melakukan perintangan penyidikan perkara tersebut.Hakim menjatuhkan vonis 3,5 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsider 3 bulan kurungan ke Hasto. Namun, Hasto tak perlu menjalani pidana itu karena mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto.Lihat juga Video: 85 Influencer Diduga Terlibat Promosi Judol[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-01-13 08:44