- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih mendeteksi keberadaan Bibit Siklon Tropis 90S serta Siklon Tropis Hayley pada Selasa .Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, mengatakan Bibit Siklon Tropis 90S mulai terbentuk pada Senin pukul 13.00 WIB di Samudra Hindia, tepatnya di barat daya Lampung.Pusat sirkulasi bibit siklon tersebut saat ini berada di sekitar 7,5 derajat Lintang Selatan (LS) dan 101,8 derajat Bujur Timur (BT), masih di wilayah Samudra Hindia barat daya Lampung.“Kecepatan angin maksimum yang terpantau saat ini mencapai 20 knot atau sekitar 30 kilometer per jam, dengan tekanan udara minimum 1006 hPa,” ujar Andri kepada Kompas.com, Selasa.Baca juga: BMKG: Prakiraan Cuaca Malam Tahun Baru, Waspada Efek Siklon Tropis HayleyAndri menjelaskan, Bibit Siklon Tropis 90S didukung oleh aktifnya gelombang atmosfer low frequency dan Equatorial Rossby.Selain itu, suhu muka air laut di sekitar sistem yang cukup hangat, yakni 28–29 derajat Celsius, vertical wind shear dalam kategori lemah, kelembapan udara yang tinggi di setiap lapisan, serta vortisitas yang mendukung hingga lapisan 700 mb turut menunjang perkembangan sistem ini.Berdasarkan prediksi BMKG, dalam 24 jam ke depan, intensitas Bibit Siklon Tropis 90S diperkirakan cenderung meningkat, dengan kecepatan angin maksimum berkisar antara 20–25 knot, terutama di bagian utara hingga timur sistem.Andri mengungkapkan bahwa sistem ini diprakirakan bergerak ke arah tenggara.Sementara itu, pada periode 48 hingga 72 jam ke depan, sistem ini diperkirakan cenderung stasioner dengan pergerakan yang masih mengarah ke tenggara.“Secara umum, potensi Bibit Siklon Tropis 90S untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 hingga 72 jam ke depan berada pada kategori rendah,” jelas Andri.Lantas, bagaimana dengan Siklon Tropis Hayley dan dampaknya bagi wilayah Indonesia?Baca juga: Siklon Tropis Hayley dan Bibit Siklon Tropis 98S Terdeteksi di Indonesia, BMKG Peringatkan Wilayah TerdampakLebih lanjut, Andri menjelaskan bahwa Siklon Tropis Hayley adalah perkembangan dari Bibit Siklon Tropis 96S.Bibit siklon tersebut mulai terbentuk pada pukul 01.00 WIB di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat dan mencapai intensitas siklon tropis pada pukul 01.00 WIB.Saat ini, Siklon Tropis Hayley berada di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur, tepatnya di sekitar 16,3 derajat LS dan 121,8 derajat BT, atau sekitar 65 kilometer di utara Kepulauan Lacepede."Sistem ini bergerak ke arah timur–tenggara dengan kecepatan sekitar 9 knot atau 16 kilometer per jam, dan semakin menjauhi wilayah Indonesia," jelas Andri.
(prf/ega)
Bibit Siklon 90S dan Siklon Tropis Hayley Berpotensi Picu Cuaca Ekstrem, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak
2026-01-12 05:07:28
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:11
| 2026-01-12 04:51
| 2026-01-12 03:41
| 2026-01-12 03:06










































