Jangan Coba-coba Pungli, Bupati Jeje Ultimatum Oknum Getok Harga Parkir di Lembang

2026-01-11 23:16:43
Jangan Coba-coba Pungli, Bupati Jeje Ultimatum Oknum Getok Harga Parkir di Lembang
BANDUNG BARAT, - Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengultimatum oknum yang berani melakukan praktik getok harga parkir maupun pungutan liar terhadap wisatawan di kawasan Lembang menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026.Jeje menegaskan pemerintah daerah tidak akan mentoleransi tindakan yang merugikan masyarakat, terlebih di kawasan wisata yang menjadi wajah Bandung Barat bagi pelancong dari luar daerah.“Tentu kami koordinasi dengan Forkopimda dan aparat setempat harus bisa mengantisipasi adanya praktik getok harga parkir. Jikapun ada kami pastikan akan tindak tegas,” ujar Jeje saat ditemui di Bandung Barat, Senin .Baca juga: Dedi Mulyadi Geram Lihat Parkir Liar Braga Rp 15.000: Proses Pidana Saja!Memasuki momen libur Natal dan Tahun Baru 2026, kawasan wisata Lembang diperkirakan kembali diserbu pelancong dari berbagai daerah. Lonjakan kunjungan tersebut kerap diikuti dengan persoalan parkir, terutama di lokasi wisata yang memiliki keterbatasan kantong parkir.Sejumlah kasus getok harga parkir di Lembang sebelumnya sempat viral di media sosial. Sebagian kasus berakhir damai, namun praktik tersebut tetap menimbulkan keresahan di kalangan wisatawan. Menurut Jeje, pengawasan akan difokuskan di wilayah wisata yang diprediksi mengalami lonjakan kunjungan selama libur panjang.Ia menyebut tindakan merugikan wisatawan tidak hanya mencederai rasa aman, tetapi juga berpotensi merusak citra pariwisata Bandung Barat secara keseluruhan.“Khususnya di wilayah wisata. Kami akan komunikasikan dengan Polres Cimahi apapun tindakan yang merugikan masyarakat harus tindak tegas,” kata Jeje.Praktik getok harga parkir umumnya terjadi akibat ketidakseimbangan antara jumlah kendaraan wisatawan dengan kapasitas parkir yang disediakan pengelola objek wisata.Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan akan meningkatkan koordinasi lintas instansi untuk mencegah terulangnya praktik serupa selama periode libur akhir tahun.Jeje menekankan tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan momentum libur panjang untuk kepentingan pribadi dengan mengorbankan kepentingan publik.“Di Bandung Barat jangan sampai ada yang memanfaatkan momen untuk mencari keuntungan pribadi tapi merugikan masyarakat,” ujar Jeje.


(prf/ega)