Rapor Honda di MotoGP 2025, Lebih Cepat dari Tahun Lalu

2026-01-12 03:42:53
Rapor Honda di MotoGP 2025, Lebih Cepat dari Tahun Lalu
JAKARTA, - Honda mencatat kenaikan performa terbesar dalam beberapa tahun terakhir di MotoGP 2025.Dikutip dari Crash, pabrikan Jepang itu mengklaim 57 persen lebih cepat setelah memangkas rata-rata selisih finis juara seri dengan motor Honda. Sebelumnya 30 detik pada 2024 menjadi 13,5 detik musim 2025.Peningkatan tersebut ikut mengantar Honda keluar dari status konsesi D, sekaligus menorehkan musim terbaik sejak gelar terakhir Marc Marquez pada 2019.Baca juga: Pelarangan Leg Wings di MotoGP Musim DepanDok. @lucamarini10 Luca Marini saat berlaga pada MotoGP Hungaria 2025Musim 2025 juga mencakup kemenangan emosional Johann Zarco di Le Mans, podium di Silverstone, serta finis tiga besar Joan Mir di Motegi dan Sepang.Meski performa Zarco menurun di paruh kedua musim, ia tetap mengumpulkan 93 poin lebih banyak dibanding tahun lalu dan naik lima peringkat ke posisi ke-12 klasemen.Luca Marini walau sempat absen tiga seri akibat cedera saat tes menyumbang 142 poin atau lebih dari sepuluh kali lipat raihannya musim lalu. Mir menambahkan 85 poin untuk posisi ke-15.Baca juga: Alasan Dashcam Pakai Baterai Menghilang dari PasarDok. @johannzarco Johann Zarco saat berlaga pada MotoGP Amerika 2025Kombinasi poin ketiganya mengangkat Honda di atas Yamaha dalam klasemen konstruktor dan melewati ambang 35 persen sehingga naik ke konsesi C.“2025 adalah musim yang sangat bagus, terbaik sejak 2019 dalam poin konstruktor,” ucap Mikihiko Kawase, technical manager HRC MotoGP.“Tapi Honda ada di MotoGP untuk menang, jadi kami harus terus bekerja agar kembali bertarung di depan,” kata dia.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kawase menyebut peningkatan dari sisi mesin sebagai langkah terbesar musim ini. Ia menjelaskan Honda sudah menemukan paket aero yang solid sejak paruh kedua 2024, lalu melanjutkan pengembangan di sektor aero, sasis, dan elektronik sepanjang 2025.“Kami bekerja bukan hanya pada top speed, tapi juga pada karakter tenaga agar lebih mudah dikendarai,” katanya.Kawase menambahkan bahwa kemajuan juga datang dari metode kerja dan kolaborasi teknik antara tim di trek, Jepang, dan Italia, serta kontribusi para pebalap yang membantu mengumpulkan data dan menguji banyak komponen.Untuk 2026, Honda mempertahankan Joan Mir dan Luca Marini di tim pabrikan, sementara juara dunia Moto2 Diogo Moreira akan bergabung dengan LCR menggantikan Somkiat Chantra sebagai rekan setim Johann Zarco.


(prf/ega)