Harga Emas Hari Ini 29 Desember 2025, UBS, Galeri24, dan Antam Kompak Stabil

2026-01-15 11:30:51
Harga Emas Hari Ini 29 Desember 2025, UBS, Galeri24, dan Antam Kompak Stabil
– Harga emas hari ini, Senin , terpantau stabil baik di Pegadaian maupun di Logam Mulia.Berdasarkan data dari laman resmi Sahabat Pegadaian pada Senin pagi, harga emas Galeri24 masih di angka Rp 2.627.000 per gram setelah naik Rp 15.000 pada Minggu kemarin.Harga emas UBS yang sehari sebelumnya menguat Rp 13.000, juga masih bertahan di angka Rp 2.684.000 per gram.Baca juga: Update Harga Emas Hari Ini 27 Desember 2025: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak NaikAdapun harga emas Antam, pada Senin pagi ini masih mengacu pada harga terakhir yang tercantum di laman resmi Logam Mulia PT Antam Tbk per Sabtu .Pada hari tersebut, harga emas Antam naik Rp 16.000 dari Rp 2.589.000 menjadi Rp 2.605.000 per gram, sedangkan harga buyback ikut meningkat menjadi Rp 2.464.000 per gram.Transaksi penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nilai di atas Rp 10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017, sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP, yang dipotong langsung dari nilai buyback.Berikut daftar harga emas per produk yang berlaku saat ini.sahabat.pegadaian.co.id Harga emas hari ini. Harga emas 13 Desember 2025. Harga emas UBS 13 Desember 2025. Harga emas Galeri24 13 Desember 2025. Pembelian emas batangan dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 0,45 persen bagi pemilik NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP, serta disertai bukti potong pajak.Dengan demikian, harga emas hari ini 29 Desember 2025 dapat menjadi acuan bagi masyarakat dan investor yang ingin memantau pergerakan harga logam mulia menjelang akhir tahun.Baca juga: Harga Emas Hari Ini 28 Desember 2025: 3 Produk Kompak Naik Belasan Ribu RupiahPerlu diketahui, harga emas Antam di situs resmi Logam Mulia akan diperbarui setiap hari kerja pada pukul 08.30 WIB.Sementara itu, harga emas UBS dan Galery 24 di Pegadaian akan kembali di-update setiap hari sekitar pukul 10.00 WIB.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Namun, mengingat harga merupakan aspek yang sensitif bagi beberapa pasar berkembang, seperti Indonesia maupun India, vendor ponsel kabarnya bakal menggunakan strategi lain, selain kenaikan harga.Menurut bocoran yang dibagikan di blog Naver Korea Selatan, vendor ponsel kemungkinan memangkas RAM HP. Karena itu, beberapa ponsel dengan RAM 16 GB kemungkinan menjadi produk yang cukup langka.Sebaliknya, ponsel dengan RAM 4 GB justru akan lebih mendominasi ketimbang saat ini. Bocoran itu juga menyebutkan bahwa ponsel dengan RAM 12 GB bisa dipangkas hingga 40 persen, hingga menjadi 6 GB atau 8 GB. Sementara model yang biasanya dibekali RAM 8 GB, dipotong hingga 50 persen menjadi 4 GB atau 6 GB.Sayangnya, walaupun konfigurasi RAM beberapa ponsel tahun depan dipangkas, harganya tetap lebih mahal dibanding model sebelumnya, dilansir Gizmochina.Adapun kenaikan harga HP terjadi sebagian besar karena meningkatnya pemintaan memori di berbagai industri termasuk untuk data center kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga menimbulkan kelangkaan pasokan.Hal tersebut juga diamini oleh Xiaomi, hingga menyatakan bahwa harga produknya tahun depan meningkat.Baca juga: Ini Sebab Harga Memori RAM di Indonesia NaikXiaomi sudah mengumumkan rencana kenaikkan harga smartphone baru mulai tahun depan. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing dalam konferensi pers terkait laporan pendapatan perusahaan pada November 2025 lalu.Ia mengataka bahwa keputusan ini diambil karena semakin mahalnya harga chip memori, akibat melonjaknya permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI).Tingginya permintaan chip memori untuk server juga membuat perusahaan seperti Samsung, memangkas produksi chip memori termasuk untuk ponsel, dan mengalihkannya ke memori bandwidth tinggi (high bandwidth memory).Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G.

| 2026-01-15 09:13