– Kreator konten dan komedian Maell Lee mengabarkan bahwa ia sudah empat hari tidak mendapat kabar dari keluarganya di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh seiring meluasnya banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut.Dalam unggahan Instagram pada Selasa , Maell Lee membagikan video situasi banjir serta curhatan emosional:“Video hari pertama banjir di kampungku Aceh Tamiang. Sekarang sudah 4 hari keluarga, saudara & kawan-kawan gak ada kabar. Listrik mati, internet mati.”Baca juga: Deretan Artis yang Beri Bantuan Langsung ke Lokasi Banjir di SumateraMaell Lee menyampaikan keresahan karena sulitnya komunikasi. Bencana alam yang terjadi membuat jaringan dan pasokan listrik terputus, sehingga membuat warga terdampak sulit berkomunikasi dengan kerabat di luar lokasi.“Kami anak rantau bertanya-tanya kabar dan keadaan di sana. Sehatkah kalian di sana, sudah makankah kalian? Berita nasional juga belum ada yang memberitakan kampung halamanku, Aceh Tamiang.”Baca juga: Artis-artis yang Galang Donasi untuk Korban Bencana Sumatera Maell Lee menambahkan permohonan bantuan kepada pejabat negara dan masyarakat luas:“Bapak Presiden @prabowo, kami berharap perhatian dan bantuan secepatnya. Semoga kota yang terkena banjir selalu dalam lindungan Allah, dan musibah ini digantikan dengan rejeki yang berkah. Amin.”Baca juga: Bawa Sembako, Atta Halilintar Salurkan Bantuan ke Titik-Titik Terdampak Banjir di SumateraMenurut video yang dibagikan Maell Lee, banjir besar telah menenggelamkan beberapa kawasan di Aceh Tamiang, membuat akses jalan terputus.Longsor di sejumlah titik makin memperburuk keadaan. Akibatnya, listrik padam total, sinyal telepon dan internet hilang, dan warga lebih banyak terisolasi.Kondisi ini menyebabkan banyak keluarga hilang kabar satu sama lain, terutama mereka yang tinggal di kawasan rawan bencana.Baca juga: Berduka dengan Kondisi Sumatera, Inul Daratista Kritik Sikap Pejabat yang Hanya Datang BerfotoANTARA FOTO/Iggoy el Fitra Foto udara kondisi pascabanjir bandang melalui Helikopter Caracal Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja di daerah terisolir akibat bencana di Nagari Tiku V Jorong, Agam, Sumatera Barat, Senin . TNI-AU melalui Lanud Sutan Sjahrir Padang mendistribusikan 4.500 kilogram logistik untuk korban banjir bandang di Maligi, Pasaman Barat, Sungai Pua Palembayan dan Tiku V Jorong di Agam. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YUUnggahan Maell Lee mendapat respon dari netizen yang menyatakan keprihatinan. Banyak yang menyarankan agar pihak berwenang segera mengirimkan bantuan kemanusiaan dan logistik — terutama air bersih, makanan, obat-obatan, serta peralatan darurat.Beberapa pengguna media sosial juga meminta agar media nasional lebih memperhatikan tragedi ini agar korban dan keluarga terdampak mendapatkan bantuan yang layak.Baca juga: Zaskia Adya Mecca Terjun Langsung ke Aceh untuk Tinjau Dampak Bencana Banjir Sumatera Akhir November hingga awal Desember 2025, cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi memicu banjir besar, tanah longsor, dan banjir bandang di sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Puluhan daerah menyatakan status darurat bencana, sementara akses ke lokasi terdampak masih sangat terbatas karena jalan nasional putus, jembatan rusak, listrik padam, dan jaringan telekomunikasi lumpuh di banyak titik.Baca juga: Penggalangan Dana Tembus Rp 1,3 Miliar, Praz Teguh Terjun Langsung Salurkan Bantuan ke SumateraAceh menjadi salah satu wilayah terparah, termasuk Aceh Tamiang, tempat ribuan warga terisolasi tanpa listrik dan komunikasi selama beberapa hari, memicu seruan bantuan dari masyarakat perantauan.
(prf/ega)
Imbas Banjir dan Longsor, Maell Lee Sudah 4 Hari Hilang Kontak dengan Keluarga di Aceh Tamiang
2026-01-11 22:34:51
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:18
| 2026-01-11 22:17
| 2026-01-11 21:26
| 2026-01-11 20:40










































