Masuk STMKG Jaminan Langsung Kerja Jadi CPNS di BMKG Tanpa Tes

2026-01-15 03:20:12
Masuk STMKG Jaminan Langsung Kerja Jadi CPNS di BMKG Tanpa Tes
- Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) bisa jadi salah satu pilihan bagi pelajar yang ingin mendaftar sekolah kedinasan di Indonesia tahun depan.Di bawah naungan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sekolah kedinasan STMKG menawarkan jaminan langsung bekerja setelah lulus.Jenjang pendidikannya D4 dan akan lulus dengan gelar Sarjana Terapan.Pada penerimaan Taruna Baru tahun 2025 STMKG mendapati jumlah pendaftar terbesar sepanjang sejarah.Baca juga: Syarat Ketentuan Fisik Daftar STMKG, Tinggi Badan hingga Kesehatan Mata"Tahun ini hampir 19.000 yang daftar. Biasanya 8.000, 10.000 (orang)," kata Deni Septiadi yang baru setahun menjabat sebagai Ketua STMKG, ditemui Kompas.com di kantornya, Tangerang, Senin .Di samping itu tahun ini kuota penerimaan yang dipunya STMKG juga paling banyak yakni 350 orang. Biasanya hanya 80 hingga 100 orang.Kuota total itu dibagi lagi untuk empat prodi yang ada di STMKG."Kami mendidik anak-anak daerah dari ujung barat sampai dengan timur Indonesia, supaya mereka kembali menjadi tenaga andal untuk menjaga keamanan ketahanan nasional dari sisi kebencanaan, apapun yang terkait dengan itu," tutur Deni.Deni menduga lonjakan jumlah pendaftar tahun ini karena STMKG menawarkan jaminan langsung mendapatkan pekerjaan yakni menjadi staf BMKG dengan status Aparatur Sipil Negara alias ASN."Ya, dia (lulusan STMKG) pasti masuk ke BMKG," ujar Deni.STMKG tergolong sebagai sekolah vokasi yang tugasnya mendidik dan mengangkat langsung lulusannya menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).Jumlah kuota penerimaan taruna-taruni di STMKG ditentukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB)."Misalnya, 350 (orang) itu udah kuota dari Menpan. Jadi 350 itu akan menjadi kuota ASN-nya BMKG," jelas Deni.Maka itu pula tahap awal penerimaan masuk STMKG dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggunakan sistem Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Computer Assisted Test (CAT).Dok. STMKG Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)Taruna-taruni STMKG yang telah meraih gelar Sarjana Terapan pun tak perlu melalui proses tes lagi sebelum masuk ke BMKG.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-15 03:03