Pemkab Kapuas Gelar Konsultasi Publik Strategi Jangka Benah, Bahas Kebun Kelapa Sawit

2026-01-17 06:02:01
Pemkab Kapuas Gelar Konsultasi Publik Strategi Jangka Benah, Bahas Kebun Kelapa Sawit
Jakarta - Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Kapuas melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), menyelenggarakan konsultasi publik Strategi Jangka Benah (SJB) Sawit di Kuala Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).Acara tersebut membahas tentang bagaimana tujuan upaya pemulihan ekosistem hutan yang terdampak karena ekpansi kebun sawit monokultur di wilayah tersebut.Hal ini menjadikan konsultasi sebagai langkah konkret dalam mencari solusi komprehensif atau permasalahan lingkungan dan tenurial.Advertisementkegiatan yang berlangsung pada Rabu 10 Desember 2025, dihadiri oleh beberapa pemangku kepentingan, termasuk oleh kepala organisasi perangkat daerah, mitra pembangunan, serta perwakilan masyrakat petani."Jangka benah adalah periode yang diperlukan tujuannya untuk mencapai struktur hutan dan fungsi ekosistem yang diinginkan sesuai dengan target pengelolaan," ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kapuas, Kusmiati dilansir dari Merdeka.com."Hal ini menjadi salah satu dari tiga pilar utama dalam penyelesaian persoalan tenurial kebun sawit di kawasan hutan," sambung dia.Kusmiati menyampaikan, SJB Sawit ini dirancang untuk pendekatan sosio, teknis, kebijakan dalam memperbaiki kondisi hutan yang sudah rusak secara bertahan dan komprehensif."Inisiatif ini juga tidak berfokus pada aspek lingkungan saja, tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat lokal, khususunya pada para petani kelapa sawit skala kecil," terang dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-01-17 05:54