- Intelijen dari dua negara NATO melaporkan, Rusia sedang mengembangkan senjata anti-satelit yang menargetkan Starlink milik Elon Musk.Dalam laporan tersebut, dikutip dari The Independent, Selasa , senjata yang disebut "zone effect" itu bertujuan untuk membanjiri orbit Starlink dengan ratusan ribu pelet berdensitas tinggi.Senjata itu tak hanya berpotensi melumpuhkan banyak satelit sekaligus, tetapi juga membawa risiko kerusakan besar pada sistem orbit lain.Menurut laporan itu, tujuan di balik pengembangan senjata ini adalah mengekang superioritas ruang angkasa Barat.Sebab, ruang angkasa Barat selama ini diklaim telah memainkan peran penting dalam membantu Ukraina di medan perang.Baca juga: Ditenagai Mesin Baru, Jet Tempur Rusia Su-57 Terbang PerdanaTemuan tersebut menunjukkan, Rusia memandang Starlink sebagai ancaman serius. Sebab, ribuan satelit yang mengorbit rendah telah menjadi kunci penting bagi kelangsungan hidup Ukraina melawan invasi skala penuh Rusia.Layanan internet berkecepatan tinggi Starlink digunakan oleh pasukan Ukraina untuk komunikasi di medan perang, penargetan senjata, dan peran lainnya. Para pejabat Rusia berulang kali memperingatkan bahwa satelit komersial yang melayani militer Ukraina dapat menjadi sasaran yang sah. Bulan ini, Rusia mengatakan telah mengerahkan sistem rudal berbasis darat baru, S-500 yang mampu menyerang target di orbit rendah.Berbeda dengan rudal yang diuji coba pada 2021 untuk menghancurkan satelit era Perang Dingin yang sudah tidak berfungsi, senjata baru Rusia yang sedang dikembangkan ini akan menargetkan beberapa satelit Starlink sekaligus.Senjata itu memiliki peluru yang kemungkinan dilepaskan oleh formasi satelit kecil yang belum diluncurkan.Akan tetapi, informasi mengenai waktu peluncuran senjata itu belum diketahui.Baca juga: Jenderal Senior Rusia Tewas Dalam Ledakan Bom Mobil di MoskwaNamun, para analis yang belum meninjau temuan spesifik ini menyatakan keraguannya.Mereka mempertanyakan kemungkinan senjata semacam itu dapat menyebabkan kekacauan yang tak terkendali di ruang angkasa.
(prf/ega)
Rusia Disebut Diam-diam Kembangkan Senjata Baru, Targetkan Starlink Elon Musk
2026-01-12 06:38:13
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:42
| 2026-01-12 05:24
| 2026-01-12 05:10
| 2026-01-12 04:28
| 2026-01-12 04:12










































