PDIP: Natal adalah Awal Penyelamatan, Menjaga Hutan, dan Penghijauan

2026-02-04 08:34:10
PDIP: Natal adalah Awal Penyelamatan, Menjaga Hutan, dan Penghijauan
JAKARTA, - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memaknai Hari Raya Natal 2025 di tengah suasana dampak banjir Sumatera sebagai momen untuk bangkit menyelamatkan alam."Natal adalah awal karya penyelamatan. Merawat pertiwi dengan menjaga hutan, menjaga sungai dan mata air, serta gerakan penghijauan juga bagian dari karya penyelamatan. Sebab alam raya dan manusia adalah satu kesatuan. Semua harus dalam keseimbangan," jelas Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis ..PDIP mengucapkan Selamat Natal 2025 kepada seluruh umat Kristiani yang merayakannya.Hasto Kristiyanto mengatakan Natal adalah karya penyelamatan Allah yang dimulai melalui kelahiran Bayi Kristus secara sederhana dan sarat solidaritas sosial."Semangat Natal sangat relevan di tengah situasi bencana alam yang melanda beberapa wilayah Indonesia," ujar Hasto.Baca juga: Gibran Ucapkan Selamat Hari Natal, Ajak Doakan Korban Banjir SumateraHasto mengatakan, Natal tahun ini dirayakan dalam suasana berbeda.Bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera serta beberapa wilayah lainnya di Indonesia yang mengakibatkan korban jiwa dan harta benda."Perayaan Natal DPP PDI Perjuangan akan dilakukan di Tapanuli Tengah. Natal itu keberpihakan, termasuk mereka yang sedang susah akibat bencana alam,” kata Hasto.Oleh karena itu, Hasto mengajak merapalkan doa untuk warga Indonesia yang tengah terdampak bencana alam, terutama Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.Baca juga: Natal 2025, Uskup Agung Jakarta Ajak Doa Bersama untuk Korban Banjir SumateraHasto mengatakan bencana yang sedang dihadapi ini merupakan ujian yang dapat memperkuat iman dan kesabaran kita."Mari kita jadikan momentum Natal ini untuk berbela rasa, melakukan langkah konkret membantu korban bencana, sambil menggelorakan harapan dengan bergotong royong dan mempercepat rehabilitasi seluruh fasilitas fisik," ucap Hasto.Dia menambahkan, partainya menurunkan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP bersama tim medis dan bantuan kemanusiaan yang diturunkan di sejumlah wilayah.Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri pun langsung memberikan arahan Baguna menyediakan dapur umum yang bisa dimanfaatkan semua pihak."Siapa pun yang terkena dampak, siapa pun yang butuh makan, dipersilakan untuk makan. Ini tidak ada urusan partai, ini adalah murni urusan kemanusiaan," kata Hasto mengutip arahan Megawati.Belajar dari bencana alam sepanjang 2025, Hasto mengatakan seluruh pemimpin di tingkat pusat dan daerah kembali menunjukkan kepedulian tinggi serta berkomitmen merawat pertiwi dan kelestarian alam demi kesejahteraan dan kebaikan bersama.Salurkan bantuan Anda untuk korban banjir Sumatera lewat tautan kanal donasi di bawah ini:https://kmp.im/BencanaSumatera


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-04 07:38