Kali Lamong Meluap, 15 Desa di 3 Kecamatan di Gresik Terdampak

2026-01-16 05:22:19
Kali Lamong Meluap, 15 Desa di 3 Kecamatan di Gresik Terdampak
GRESIK, - Sebanyak 15 desa di tiga kecamatan Kabupaten Gresik, Jawa Timur, kembali terdampak luapan aliran air Kali Lamong.Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik Sukardi mengatakan, air mulai menggenangi permukiman warga, jalan, fasilitas umum, dan persawahan sejak Minggu akibat Kali Lamong meluap."Luapan Kali Lamong yang disebabkan air kiriman dari wilayah hulu, sehingga debit Kali Lamong meningkat dan meluap ke jalan dan permukiman," ujar Sukardi, Senin .Menurut data BPBD Gresik, enam desa di Kecamatan Balongpanggang terdampak. Yakni, Desa Dapet dengan persawahan tergenang seluas sekitar 5 hektar.Baca juga: Sembilan Desa di Sumatera Hilang Diterjang Banjir, Mendes: Jadi SungaiKemudian Desa Sekarputih dengan jalan lingkungan tergenang setinggi 5 hingga 10 sentimeter dan persawahan sekitar 7 hektar.Di Desa Wotansari, air menggenangi jalan poros desa setinggi 10 hingga 15 sentimeter, jalan lingkungan setinggi 10 hingga 20 sentimeter, serta menggenangi 15 rumah warga setinggi 5 sentimeter dan persawahan sekitar 15 hektar.Di Desa Karang Semanding, air merendam jalan poros desa dengan ketinggian 10 hingga 30 sentimeter, jalan lingkungan setinggi 5 hingga 10 sentimeter, dan area persawahan sekitar 15 hektar.Di Desa Banjar Agung, jalan lingkungan terendam setinggi 10 hingga 25 sentimeter."Untuk Desa Pucung, yang tergenang jalan poros desa setinggi 10 sampai 40 sentimeter dan jalan lingkungan 10 sampai 20 sentimeter. Selain itu, ada lima rumah warga yang tergenang setinggi 5 sampai 10 sentimeter, serta sawah seluas kurang lebih 17 hektar," kata Sukardi.Baca juga: Aceh Utara Perpanjang Masa Tanggap Darurat Banjir Selama SepekanSementara itu, di Kecamatan Benjeng, tujuh desa kebanjiran.Yakni, Desa Lundo dengan jalan lingkungan tergenang setinggi 10 hingga 50 sentimeter, 15 rumah warga dengan ketinggian air 10 hingga 25 sentimeter, serta persawahan sekitar 10 hektar.Juga Desa Sedapur Klagen, dengan jalan poros desa tergenang air setinggi 20 hingga 55 sentimeter, jalan lingkungan setinggi 20 hingga 70 sentimeter, sekitar 223 rumah warga dengan ketinggian air 5 hingga 50 sentimeter, persawahan sekitar 70 hektar, serta fasilitas umum (fasum).Di Desa Delik Sumber, yang tergenang meliputi jalan poros desa dengan tinggi air 10 hingga 60 sentimeter, jalan lingkungan 10 hingga 70 sentimeter, 300 rumah dengan ketinggian 10 hingga 20 sentimeter, persawahan sekitar 27 hektar, dan fasum.Desa Kedung Rukem, air menggenangi jalan poros desa setinggi 30 hingga 100 sentimeter, jalan lingkungan 20 hingga 30 sentimeter, jalan raya 20 hingga 30 sentimeter, sebanyak 732 rumah warga dengan ketinggian air 10 hingga 20 sentimeter, fasum, dan persawahan sekitar 45 hektar."Untuk Desa Munggugianti, yang tergenang jalan poros desa setinggi 20 sampai 70 sentimeter, jalan lingkungan 20 sampai 50 sentimeter, kurang lebih 200 rumah dengan ketinggian air 5 sampai 10 sentimeter, masjid dan TPQ (fasum), serta area persawahan seluas kurang lebih 50 hektar," tutur Sukardi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-16 05:08