- Wilayah Simeulue, Aceh, diguncang gempa bumi tektonik pada Selasa siang.Gempa yang semula terukur M 5,4 ini kemudian diperbarui oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjadi M 5,2.Meskipun pusat gempa berada di laut dan dirasakan cukup kuat, hasil pemodelan BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.Baca juga: WNI Diminta Siaga Usai Gempa Jepang, KBRI: Siapkan Jalur Evakuasi dan Tas DaruratMasyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak jelas sumbernya.Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan secara detail mekanisme gempa yang terjadi.Episenter gempa terletak pada koordinat 2,52 LU, 95,92 BT, atau tepatnya berlokasi di laut 50 km barat laut Sinabang, Aceh, pada kedalaman dangkal 26 km.Daryono menyebut, gempa tersebut merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu oleh adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia."Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya subduksi Lempeng Indo-Australia menunjam ke bawah Lempeng Eurasia," jelas Daryono dalam keterangan resminya, Selasa .Lebih lanjut, analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki pergerakan geser naik (Oblique Thrust Fault).Pergerakan ini merupakan kombinasi dari pergeseran horizontal dan dorongan vertikal, yang lazim terjadi di zona subduksi.Gempa M 5,2 ini menimbulkan guncangan yang terasa di beberapa wilayah di Aceh, namun hingga kini belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan signifikan.Berdasarkan skala intensitas Modified Mercalli Intensity (MMI), guncangan dirasakan di:Baca juga: WNI Diimbau Waspada Usai Jepang Diguncang Gempa Magnitudo 7,5Hingga pukul 14.07 WIB, monitoring BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
(prf/ega)
Gempa M 5,2 Guncang Simeulue Aceh, Tidak Berpotensi Tsunami
2026-01-12 11:38:51
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 12:00
| 2026-01-12 11:37
| 2026-01-12 11:11
| 2026-01-12 11:06
| 2026-01-12 09:35










































