Lampaui Pertumbuhan Pasar, Kredit Bank Mandiri Region Jawa Barat Tumbuh 14,7 Persen

2026-01-11 22:48:52
Lampaui Pertumbuhan Pasar, Kredit Bank Mandiri Region Jawa Barat Tumbuh 14,7 Persen
BANDUNG, - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat kinerja positif di wilayah Region VI/Jawa Barat dengan pertumbuhan kredit mencapai 14,7 persen secara tahunan (yoy) hingga akhir September 2025.Angka ini jauh melampaui pertumbuhan kredit industri perbankan di wilayah yang sama yang hanya tumbuh 2,4 persen.Regional CEO Bank Mandiri Region VI/Jawa Barat, Nila Mayta Dwi Rihandjani, mengatakan bahwa pertumbuhan tersebut berasal dari kredit wholesale yang tumbuh 21,6 persen yoy dan kredit retail yang tumbuh 9,5 persen yoy."Untuk di sektor kredit gabungan kita tumbuhnya 14,7 persen. Jadi kita lumayan agresif untuk menumbuhkan kredit dari sisi retail atau sisi wholesale," ujarnya saat media briefing di Bandung, Jawa Barat, Senin .Baca juga: Ruang Penurunan Bunga Kredit Menguat, Harapan Makin TerlihatNila menambahkan bahwa pertumbuhan ini sejalan dengan kontribusi penyaluran kredit pada sektor unggulan di Jawa Barat yang paling banyak disumbang oleh mikro dan UKM, yang masing-masing tumbuh 12,8 persen dan 12,1 persen."Jadi sektor UMKM itu lebih kencang, selain juga di-support dari teman-teman dari sisi wholesale. Ini sejalan juga sama PDRB di Jawa Barat yang memang paling tinggi ada di transportasi dan pergudangan, industri pengolahan, perdagangan besar, dan juga mobil dan motor atau konsumsi multiguna," ucapnya.Sementara dari sisi pendanaan, dana murah (current account and saving account/CASA) naik 11,5 persen yoy dan dana pihak ketiga (DPK) juga tumbuh 7 persen.Meski demikian, Nila menegaskan bahwa perseroan tidak hanya mengejar pertumbuhan kredit dan DPK, tetapi juga fokus pada peningkatan transaksi nasabah. Upaya ini didorong melalui percepatan digitalisasi layanan."Pemanfaatan Livin’ by Mandiri, Livin’ Merchant, dan platform Kopra by Mandiri terbukti memperluas pasar, mempermudah transaksi, serta memperkuat literasi keuangan bagi pelaku usaha yang manfaatnya dapat dinikmati oleh seluruh kalangan masyarakat," kata Nila.Selain itu, optimalisasi Mandiri Agen di berbagai wilayah Jawa Barat terus memperluas akses layanan finansial bagi masyarakat desa dan pelaku UMKM, sehingga ekosistem transaksi menjadi lebih inklusif dan berkelanjutan.Nila menilai bahwa kombinasi penguatan kanal digital dan perluasan jaringan Mandiri Agen menunjukkan bahwa akses layanan keuangan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat di Jawa Barat.Baca juga: Bank Perbesar Cadangan Meski Tren Risiko Kredit Membaik


(prf/ega)