Nasib 3 Astronaut China Usai Gagal Pulang ke Bumi

2026-01-11 22:51:32
Nasib 3 Astronaut China Usai Gagal Pulang ke Bumi
BEIJING, – Kantor Program Antariksa China (China’s Manned Space Engineering Office) memberikan kabar terkini mengenai tiga astronautnya yang gagal kembali ke bumi karena kapsul mereka diduga tertabrak serpihan antariksa.Dalam keterangannya pada Selasa , tiga astronaut tersebut dalam kondisi baik dan “beraktivitas seperti biasa” di stasiun luar angkasa Tiangong.Namun, waktu kepulangan para astronaut tersebut belum diketahui secara pasti atau ditunda ke tanggal yang tidak ditentukan.Baca juga: 3 Astronaut China Gagal Pulang ke Bumi, Kapsul Tabrak Puing AntariksaKabar terbaru yang dirilis oleh kantor Program Antariksa China menegaskan bahwa tidak ada masalah serius dengan kesehatan maupun rutinitas para astronaut.“Kru Shenzhou-20 dalam kondisi baik, bekerja dan hidup secara normal,” demikian bunyi pernyataan resmi lembaga tersebut.Lembaga tersebut juga menyatakan bahwa tim darat kini melakukan serangkaian uji dan simulasi untuk memastikan keselamatan sebelum kepulangan dilakukan.Meski belum ada tanggal pasti, para astronaut dikabarkan tetap menjalankan tugas-tugas ilmiah sesuai jadwal.Misi bernama Shenzhou-20 itu semula dijadwalkan kembali ke bumi pada 5 November 2025, setelah enam bulan berada di orbit.Namun, beberapa jam sebelum keberangkatan, badan antariksa China menunda kepulangan karena kapsul yang seharusnya membawa mereka pulang diduga terkena serpihan kecil luar angkasa.Dalam pernyataan di media sosial Weibo pada hari itu, China Manned Space Agency (CMSA) mengatakan bahwa analisis dampak dan penilaian risiko sedang dilakukan “untuk memastikan keselamatan seluruh enam astronaut yang kini berada di stasiun luar angkasa.”Baca juga: Arab Saudi Siap Kirim Astronaut Perempuan ke Ruang Angkasa pada 2030Ketiga astronaut—Chen Dong, Chen Zhongrui, dan Wang Jie—saat ini tetap berada di Tiangong bersama tiga astronaut pengganti dari misi Shenzhou-21, yang tiba pada 31 Oktober.CMSA belum mengumumkan sejauh mana kerusakan pada kapsul Shenzhou-20 maupun kapan kepulangan mereka akan dijadwalkan ulang.Bagi komandan misi Chen Dong, keterlambatan ini membuatnya memperpanjang rekor sebagai astronaut China dengan waktu terlama di luar angkasa—lebih dari 400 hari secara akumulatif.Catatan itu melampaui misi-misi sebelumnya dan memperkuat posisinya sebagai salah satu taikonaut paling berpengalaman.Situasi Chen sedikit mengingatkan pada kasus Frank Rubio, astronaut NASA yang pada 2023 mencatat rekor 371 hari di luar angkasa setelah kapsul Soyuz miliknya rusak akibat hantaman meteoroid.NASA Ilustrasi astronot saat mendarat di bulan.Meski menghadapi insiden ini, kemajuan program luar angkasa China tetap signifikan. Sejak pertama kali mengirim manusia ke orbit pada 2003, Beijing telah membangun stasiun luar angkasa sendiri dan menargetkan pendaratan manusia di Bulan sebelum 2030.Sementara itu, tim pengganti Shenzhou-21—yang membawa serta sekelompok tikus untuk eksperimen ilmiah—telah berhasil melakukan docking dengan Tiangong pada 1 November.Mereka akan tetap di orbit hingga tim Shenzhou-20 dinyatakan aman untuk kembali ke Bumi.Baca juga: Apollo-Soyuz: Momen Bersejarah Astronaut AS dan Uni Soviet Berjabat Tangan di Luar Angkasa


(prf/ega)