NUSANTARA, - Penantian publik terhadap percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin menemukan titik terang.Pada Kamis , Otorita IKN mencatat sejarah baru dengan penandatanganan delapan paket kontrak mega proyek Tahap 2 di Kantor Kemenko 4 IKN.Acara penandatanganan ini sebagai penegasan akselerasi besar-besaran IKN menuju target operasionalnya sebagai Ibu Kota Politik pada tahun 2028.Baca juga: Dominasi BUMN di IKN: WIKA Bangun Kompleks MPR dan DPR Rp 3,6 TriliunFokus utama penandatanganan kali ini adalah fondasi berdirinya kekuasaan negara melalui Kawasan Legislatif dan Kawasan Yudikatif.Penandatanganan delapan kontrak ini memperkuat Tahap 2 pembangunan IKN kurun 2025–2029 yang berpusat pada pembangunan institusi tinggi negara.Dengan tambahan delapan kontrak ini, Otorita IKN kini telah meneken 20 dari total 28 paket pekerjaan Tahap 2.Rinciannya adalah 14 paket pembangunan fisik dan 6 paket manajemen konstruksi/supervisi. Capaian 71 persen ini menandakan kesiapan IKN memasuki fase konstruksi yang paling intensif dan strategis.1. Kontrak 5 Paket Bangunan Gedung dan Kawasan Perkantoran Legislatif2. Kontrak 2 Paket Bangunan Gedung dan Kawasan Perkantoran Yudikatif3. Kontrak 1 Paket Bangunan Kantor PendukungPaket ini sangat penting untuk menjamin operasional dan keamanan Ibu Kota, meliputi:Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memberikan penekanan khusus pada standar pembangunan yang harus dipegang teguh. Tidak hanya kecepatan, tetapi juga kualitas, estetika, dan keberlanjutan lingkungan.Baca juga: Akselerasi Jantung Kekuasaan IKN: 8 Kontrak Mega Project Diteken“Pembangunan tahap 2 ini harus lebih baik dari sebelumnya. Saya kira pembangunan ini akan menjadi contoh untuk dunia nantinya," ujar Basuki.Pernyataan ini menggarisbawahi ambisi IKN untuk tidak sekadar memindahkan Ibu Kota, tetapi juga membangun sebuah kota masa depan yang berkelanjutan, cerdas, dan menjadi benchmark global.Kontrak-kontrak ini diharapkan memenuhi standar green building dan integrasi teknologi pintar yang menjadi ciri khas Nusantara.Penandatanganan delapan kontrak ini adalah langkah untuk memastikan kawasan lembaga tinggi negara dibangun sesuai rencana dan standar yang ditetapkan.Baca juga: Bandara Internasional Nusantara IKN Beroperasi, Siap Komersial 2026Tujuannya memperkuat fondasi penyelenggaraan pemerintahan dan mendukung ambisi besar IKN menjadi Ibu Kota Politik yang berfungsi penuh pada tahun 2028.Dengan dana, perencanaan, dan kontrak yang sudah di tangan, kini bola ada di pihak kontraktor untuk membuktikan janji Indonesia membangun kota percontohan dunia.
(prf/ega)
Ini Rincian 8 Kontrak Mega Project Baru di IKN
2026-01-13 05:26:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 06:20
| 2026-01-13 05:35
| 2026-01-13 04:54
| 2026-01-13 04:10










































