Inara Rusli Laporkan Insanul Fahmi ke Polisi atas Dugaan Penipuan

2026-01-16 18:43:27
Inara Rusli Laporkan Insanul Fahmi ke Polisi atas Dugaan Penipuan
Jakarta - Aktris Inara Rusli kembali mendatangi Polda Metro Jaya, Senin . Ia hadir bersama penasihat hukumnya untuk melaporkan Insanul Fahmi, suami dari Wardatina Mawa, atas dugaan tindak penipuan.Penasihat hukum Inara, Hamrin, mengatakan bahwa dugaan penipuan tersebut didasari adanya unsur tipu muslihat yang merugikan kliennya. Namun, ia belum menjelaskan secara detail bentuk dugaan penipuan yang dimaksud.“Hari ini kami melakukan pelaporan atas dugaan penipuan yang dialami klien kami. Di mana kami menduga inisial IF. Karena di situ ada tipu muslihat yang ditemukan,” ujar Hamrin di Polda Metro Jaya.AdvertisementMenurutnya, pihak Inara telah menyerahkan sejumlah dokumen dan barang bukti yang menjadi dasar laporan kepada penyidik.“Tadi kami lampirkan bukti-bukti yang ada. Semoga ini bisa ada titik terang dan tidak ada lagi persoalan-persoalan yang membawa kegaduhan. Terima kasih, mohon maaf cukup sampai di situ,” kata Hamrin.Hingga saat ini, pihak terlapor Insanul Fahmi belum memberikan tanggapan terkait laporan tersebut.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Lebih lanjut, Purwadi menyampaikan arahan terkait reformasi birokrasi dari Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan birokrasi harus semakin responsif dan tidak mempersulit masyarakat.Birokrasi juga diminta memiliki komitmen yang kuat terhadap efektivitas alokasi anggaran dan pemberantasan korupsi serta kebocoran anggaran.“Sebab, tanpa integritas, tidak mungkin kita membangun birokrasi yang dipercaya publik,” ungkapnya. Baca juga: Menteri PANRB Rini Raih Penghargaan Adibhakti Sanapati 2025 dari BSSNPerlu diketahui, mulai 2023, Kementerian PANRB mendorong pelaksanaan evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Mandiri di sejumlah kementerian/lembaga.Sampai saat ini, penilaian tersebut diperluas pada 19 kementerian/lembaga (K/L) dan lima pemerintah provinsi termasuk Mahkamah Agung (MA).Purwadi juga memberikan apresiasi kepada MA yang telah menunjukkan upaya memperkuat integritas ke tahap yang lebih matang. “Capaian ini merupakan buah dari kerja keras, komitmen dan keteladanan dalam menjaga integritas serta meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat,” katanya.Dia menyampaikan, untuk menjaga keberlanjutan reformasi birokrasi, diperlukan upaya untuk memastikan langkah-langkah ke depan berjalan dengan konsisten, menyeluruh, dan semakin berdampak.Baca juga: Menteri PANRB Dukung Badan Narkotika Nasional Akselerasi Program P4GNPertama, pembangunan zona integritas harus terus diperluas. Kedua, pemanfaatan digitalisasi proses peradilan perlu ditingkatkan. Ketiga, memperkuat mekanisme pengawasan dan pencegahan korupsi. Keempat, kualitas sumber daya manusia (SDM) peradilan harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan serta perlu kolaborasi yang berkelanjutan.Prestasi tersebut bukan hanya untuk keberhasilan administratif, tetapi wujud inspirasi bagi satuan kerja lain untuk terus melakukan perbaikan dan memperkuat budaya kerja yang berkualitas.“Saya berharap, upaya ini menjadi pemicu bagi lahirnya lebih banyak perubahan konkret yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya. Baca juga: Target Penempatan 500.000 PMI pada 2026, Menteri PANRB Siap Dukung Penguatan Kelembagaan Kementerian P2MI

| 2026-01-16 18:29