Momen Lucu Bapak-bapak Pengungsi Aceh Terpaksa Kenakan Daster Bantuan...

2026-01-11 03:35:22
Momen Lucu Bapak-bapak Pengungsi Aceh Terpaksa Kenakan Daster Bantuan...
- Di tengah situasi pascabanjir bandang dan longsor di Aceh, sebuah momen unik dan mengundang tawa muncul di salah satu posko pengungsian.Ketika bantuan pakaian tiba, sebagian besar yang tersedia ternyata adalah daster dan kerudung. Alih-alih mengeluh, para bapak-bapak justru menerimanya dengan santai.Mereka bahkan mengenakannya sambil bercanda, seolah mencoba menyisipkan tawa kecil di tengah keadaan yang serba sulit."Alhamdulillah bantuan kami terima. Tapi kebanyakan nih jilbab dengan baju daster, terpaksalah kami pakai. Terima kasih kepada saudaraku yang telah membantu kami orang Aceh," ujar seorang pria dalam video yang beredar, seperti dikutip dari Antara, Selasa .Video tersebut terpantau telah beredar luas di berbagai media sosial, termasuk Instagram, TikTok, Threads, dan X.Unggahan lain di TikTok juga memperlihatkan tumpukan pakaian bantuan yang sebagian besar berupa baju perempuan.“Bantuan sudah sampai, tapi kebanyakan baju perempuan daster,” tulis akun TikTok @hanan

, Sabtu .Baca juga: Cara Thailand Pangkas Birokrasi Bantuan Banjir agar Dana Cepat Cair ke WargaMeski bantuan terus berdatangan, sejumlah kebutuhan mendesak di berbagai titik pengungsian dilaporkan belum terpenuhi.Misalnya, Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, menyebut masih membutuhkan bahan pangan seperti minyak goreng dan ikan kemasan di 27 kecamatan di Aceh Utara.Selain itu, pengungsi memerlukan kelambu, terpal untuk hunian sementara, pakaian, obat-obatan, susu, pembalut, dan celana dalam.“Karena mereka hanya membawa pakaian di badan saat melarikan diri dari banjir,” kata Ismail, dilansir dari Kompas.com, Selasa .Hal serupa disampaikan relawan di Aceh Tamiang, Budi Azhari.Menurutnya, kebutuhan mendesak meliputi makanan pokok, obat-obatan, tenda, serta kelambu untuk mencegah serangan nyamuk.“Jangan sampai selamat dari banjir, tidak selamat dari malaria. Saya ajak masyarakat Indonesia lainnya membantu korban bencana,” ujarnya.Ia menekankan bahwa kelambu sangat dibutuhkan karena populasi nyamuk Aedes aegypti meningkat setelah banjir.Baca juga: Gajah Kerja Pascabanjir Sumatera, Apakah Etis? Ahli: Jangan Sampai Jadi Eksploitasi


(prf/ega)