Libur Akhir Tahun, Kelayakan Sejumlah Wahana Wisata di Jateng Dievaluasi

2026-01-11 22:09:39
Libur Akhir Tahun, Kelayakan Sejumlah Wahana Wisata di Jateng Dievaluasi
SEMARANG, - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan pemeriksaan ulang kelayakan wahana permainan di sejumlah obyek wisata untuk mengantisipasi potensi kecelakaan wisatawan menjelang libur akhir tahun di tengah kondisi cuaca musim penghujan.Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Muhamad Masrofi, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan sampling monitoring dan evaluasi di beberapa destinasi wisata, termasuk Waduk Rowo Gembongan Temanggung, Waykambang Edupark Batang, Pantai Jungsemi Kendal.Lalu, Panorama Waterpark Boyolali, Silancur Highland Magelang, New Rivermoon Klaten, dan Nice Park Karanganyar."Hasil monitoring menunjukkan beberapa destinasi perlu perbaikan fasilitas seperti gazebo, shelter, pagar pengaman, papan informasi, serta pengelolaan aktivitas wisatawan," ujar Masrofi saat dikonfirmasi pada Selasa .Baca juga: Wisata di Bali Terlihat Sepi Saat Libur Nataru, Gubernur Koster: Faktor CuacaDisporapar memprioritaskan uji kelayakan pada wahana berisiko tinggi, seperti flying fox, jembatan kaca, dan komedi putar."Kita kurangi risiko yang dihadapi karena sekarang musim penghujan. Maka kami lakukan uji kelayakan terhadap wahana yang berisiko, seperti flying fox, komedi putar, dan tentunya jembatan kaca," imbuhnya.Masrofi menambahkan bahwa hasil pemeriksaan belum menemukan permasalahan serius pada operasional wahana permainan di destinasi wisata Jawa Tengah."Hasil monitoring kami masih layak pakai, kalau tidak (layak) otomatis dihentikan," tegasnya.Pemeriksaan menyeluruh ini melibatkan berbagai pihak, antara lain Dinas Pariwisata kabupaten/kota, pemilik wahana, Biro Perekonomian Setda Jateng, Dinas Perhubungan Jateng, BMKG, Dinas Pariwisata, serta Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata (Forkom Pokdarwis) se-Jawa Tengah.Baca juga: Jalan Pantura Semarang Berlubang Segera Ditambal, Alat Berat Mulai DikerahkanPemerintah juga terus memantau perkembangan cuaca di setiap wilayah mengikuti prediksi BMKG selama masa libur Natal dan Tahun Baru.Selain itu, pengelolaan parkir di kawasan wisata menjadi perhatian serius.Masrofi menegaskan larangan praktik premanisme di area parkir destinasi wisata, sesuai arahan dalam surat edaran Gubernur Jawa Tengah."Kita ingin liburan tahun ini menjadi aman dan nyaman bagi wisatawan. Termasuk pengelolaan parkir jangan ada preman, dan penanganan harus dilakukan secara maksimal," imbuhnya.


(prf/ega)