INDRAMAYU, - Sejumlah warga Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang tinggal di bantaran sungai mengaku belum menerima bantuan dampak penggusuran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga yang rumahnya berada di area bantaran sungai dan akan terdampak pembangunan tanggul sungai untuk mengatasi banjir rob.Warga yang belum tercover bantuan membuat video sebagai upaya agar kondisi mereka diketahui Pemerintah Provinsi Jawa Barat.Baca juga: Libur Nataru, Pantai Bali 2 Indramayu Siapkan Wahana Baru Mandi SaljuDalam video tersebut, mereka berharap mendapat perlakuan yang sama seperti warga lain yang sudah menerima bantuan.Ketua Aliansi Warga Eretan Wetan, Supriyanto menyatakan, ada sekitar 20 rumah warga yang belum menerima bantuan relokasi sementara."Kurang lebih ada sekitar 20 rumah yang belum tercover," ujar Supriyanto saat dihubungi Kompas.com, Minggu .Menurut Supriyanto, warga yang belum menerima bantuan diduga terlewat saat proses verifikasi, meskipun telah menyerahkan persyaratan yang diminta pemerintah desa.Kekhawatiran warga semakin bertambah setelah tetangga mereka di sisi kanan dan kiri rumah sudah menerima bantuan Rp 10 juta per orang untuk biaya mengontrak rumah sembari menunggu pembangunan kampung nelayan rampung.Baca juga: Dedi Mulyadi Mengaku Sering Ingatkan Bupati Bekasi Jauhi Praktik KorupsiDi sisi lain, Supriyanto mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang telah memberikan solusi bagi warga terdampak banjir rob.Ia menilai kebijakan tersebut sangat tepat dan membantu warga.Namun, pihaknya juga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian kepada warga yang hingga kini belum terdata sebagai penerima bantuan.Supriyanto menggambarkan kondisi warganya saat ini berada dalam dilema.Mereka tidak bisa menghalangi petugas yang akan melakukan penggusuran, namun di sisi lain khawatir kehilangan tempat tinggal tanpa kompensasi."Semua orang kan menganggapnya warga yang ada di bantaran sungai sudah menerima bantuan semua, tapi kenyataannya masih ada yang belum," kata Supriyanto.Dalam video yang diterima Kompas.com, salah seorang warga bernama Aspiyah mengaku rumahnya yang berada tepat di bantaran sungai akan terdampak penggusuran.
(prf/ega)
Belum Tercover Bantuan Penggusuran dari Dedi Mulyadi, Warga Indramayu Minta Tolong
2026-01-12 05:27:19
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:37
| 2026-01-12 05:34
| 2026-01-12 04:52
| 2026-01-12 04:45
| 2026-01-12 03:30










































