Durian Diusulkan Jadi Buah Nasional Malaysia

2026-01-14 15:33:46
Durian Diusulkan Jadi Buah Nasional Malaysia
- Durian yang mempunyai julukan “raja buah” diusulkan menjadi buah nasional Malaysia.Usulan tersebut disampaikan oleh Asosiasi Produsen Durian atau Durian Manufacturer Association (DMA).Sebagai informasi, DMA berperan sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah Malaysia dengan para produsen durian di negara tersebut.Dikutip dari The Straits Times, Senin , DMA secara resmi telah meminta Kementerian Pertanian dan Keamanan Pangan Malaysia untuk menetapkan durian sebagai buah nasional.Baca juga: Bau Durian Dikira Gas Bocor, Warga Jerman Panik dan Panggil Damkar Tiga KaliDMA mengusulkan agar tanggal 7 Juli ditetapkan sebagai Hari Durian Nasional di Malaysia. Usulan tanggal itu akan bertepatan dengan puncak musim durian.Presiden DMA, Eric Chan membayangkan adanya festival, kunjungan kebun, pameran, dan berbagai acara pada Hari Durian Nasional tersebut.“Itu akan menjadi hari bagi semua orang, mulai dari pekerja kebun hingga para pencinta durian untuk merayakan apa yang membuat durian kita istimewa,” katanya.“Dan tentu saja, untuk sedikit memanjakan diri juga,” sambungnya.Baca juga: Makan Durian di Hotel Singapura, Wisatawan Asal China Kena Denda Rp 2,5 JutaLebih lanjut, Chan menilai bahwa durian bukan sekadar buah biasa di Malaysia, melainkan identitas nasional.“Setiap orang Malaysia, tanpa memandang latar belakang mereka, memiliki kisah tentang durian, sebuah kenangan, sebuah tradisi. Inilah satu hal yang mempersatukan kita semua,” ujar Chan.Varietas premium seperti Musang King (D197), Black Thorn (D200), dan D24 telah banyak dikenal secara global. Hal itu menempatkan Malaysia sebagai rumah bagi durian kelas dunia.Status "geographical indication" (GI) durian Musang King yang diterbitkan oleh Perbadanan Harta Intelek Malaysia, baru-baru ini diperpanjang selama 10 tahun lagi hingga Maret 2034.Hal tersebut menegaskan statusnya sebagai produk nasional yang dilindungi, mencegah negara lain mengklaim atau menggunakan nama tersebut.“Perpanjangan GI ini seperti cap paspor bagi Musang King,” tutur Chan.“Itu membuktikan bahwa durian ini benar-benar berasal dari Malaysia. Kita semua bisa bangga, karena ini menunjukkan bahwa para petani dan produsen kita telah membangun merek global dari akar lokal,” sambungnya.Baca juga: Durian Tak Boleh Dimakan Bersamaan dengan Apa Saja? Ini Daftarnya


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Kondisi di Indonesia sangat berbeda. Sejumlah perguruan tinggi besar masih sangat bergantung pada dana mahasiswa. Struktur pendapatan beberapa kampus besar menggambarkan pola yang jelas:Data ini memperlihatkan satu persoalan utama: mahasiswa masih menjadi “mesin pendapatan” kampus-kampus di Indonesia. Padahal di universitas top dunia, tuition hanya berkontribusi sekitar 20–25 persen terhadap total pemasukan.Ketergantungan ini menimbulkan tiga risiko besar. Pertama, membebani keluarga mahasiswa ketika terjadi kenaikan UKT. Kedua, membatasi ruang gerak universitas untuk berinvestasi dalam riset atau membangun ekosistem inovasi. Ketiga, membuat perguruan tinggi sangat rentan terhadap tekanan sosial, ekonomi, dan politik.Universitas yang sehat tidak boleh berdiri di atas beban biaya mahasiswa. Fondasi keuangannya harus bertumpu pada riset, industri, layanan kesehatan, dan endowment.Baca juga: Biaya Kuliah 2 Kampus Terbaik di di Indonesia dan Malaysia, Mana yang Lebih Terjangkau?Agar perguruan tinggi Indonesia mampu keluar dari jebakan pendanaan yang timpang, perlu dilakukan pembenahan strategis pada sejumlah aspek kunci.1. Penguatan Endowment Fund Endowment fund di Indonesia masih lemah. Banyak kampus memahaminya sebatas donasi alumni tahunan. Padahal, di universitas besar dunia, endowment adalah instrumen investasi jangka panjang yang hasilnya mendanai beasiswa, riset, hingga infrastruktur akademik. Untuk memperkuat endowment di Indonesia, diperlukan insentif pajak bagi donatur, regulasi yang lebih fleksibel, dan strategi pengembangan dana abadi yang profesional serta transparan.2. Optimalisasi Teaching Hospital dan Medical Hospitality

| 2026-01-14 14:15