Warga Bandung Barat Geger Temukan Mortir Saat Gali Tanah untuk Tanam Pisang

2026-01-12 04:55:57
Warga Bandung Barat Geger Temukan Mortir Saat Gali Tanah untuk Tanam Pisang
BANDUNG BARAT, - Warga Blok Sukamaju, Desa Batujajar Barat, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan benda yang diduga mortir pada Kamis pagi.Benda berbahan logam yang diduga merupakan amunisi peledak tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Hadi (58). Ia menemukan sekitar pukul 06.00 WIB saat menggali tanah untuk menanam pisang di kebun dekat permukiman."Betul kami terima laporan temuan amunisi benda diduga mortir sekitar pukul 06.00 WIB di Desa Batujajar Barat. Dugaannya mortir sisa kolonial, kayanya 1 buah," ujar Kapolsek Batujajar AKP Asep Saefulloh saat dikonfirmasi.Baca juga: Menyaksikan Ledakan, Langkah Tegap Presiden, dan Simfoni Baja di BatujajarMenurut keterangan warga, Hadi menemukan mortir tersebut saat menggali tanah. Setelah menggali beberapa sentimeter, ia mendapati benda asing berbentuk bulat lonjong yang sudah berkarat."Awalnya saat sedang menggali tanah untuk menanam pohon pisang, kemudian menemukan benda asing berbentuk besi bulat lonjong. Kemudian oleh saksi diambil karena disangka besi rongsok," jelas Asep.Kecurigaan muncul setelah warga lain melihat bentuk benda tersebut yang menyerupai amunisi bahan peledak.Warga kemudian melaporkan temuan itu kepada pengurus RT, yang selanjutnya meneruskan laporan tersebut ke pihak kepolisian sektor Batujajar.Baca juga: Mortir Temuan Warga Blora Dimusnahkan Tim Jihandak Brimob di Hutan Jati SambongPolsek Batujajar yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.Mengingat potensi bahaya, polisi berkoordinasi dengan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat untuk penanganan lebih lanjut."Dari hasil pengecekan ditemukan amunisi dengan bahan logam atau besi berkarat berbentuk bulat lonjong berekor," ungkap Asep.Polisi memastikan situasi di sekitar lokasi penemuan kini aman setelah mortir tersebut dievakuasi dan dimusnahkan oleh tim Gegana.


(prf/ega)