JAKARTA, - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta seluruh pusat perbelanjaan memberikan diskon besar-besaran Natal dan Tahun Baru 2026.Ia bahkan menawarkan insentif khusus, semakin besar diskon yang diberikan, semakin kecil pajak yang harus dibayar pengelola mal.“Untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru yang akan sebentar lagi, saya melombakan semua pusat perbelanjaan untuk memberikan diskon yang sebesar-besarnya, yang diskonnya makin besar pajaknya makin murah,” ucap Pramono dalam sambutannya saat membuka Penganugerahan Penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2025, Kempinski, Jakarta Pusat, Rabu .Baca juga: Pramono Soroti Keamanan Gedung Terra Drone, Enam Lantai Tanpa Alat PemadamPramono menjelaskan, cara itu dilakukan demi menarik minat pengunjung sekaligus menjaga stabilitas inflasi.Menurut dia, strategi itu terbukti efektif menahan laju inflasi.Ia menargetkan inflasi Jakarta berada di kisaran 2,5 hingga 2,7 persen pada akhir tahun.“Saya yakin kalau orang datang dengan diskon pasti lebih banyak, inflasinya tertahan. Inflasi di Jakarta kami menargetkan 2,5 sampai 2,7 dan saya yakin pasti akan tercapai,” ungkap dia.Di hadapan para tamu undangan, Pramono juga membagikan pengalaman inovasi Pemprov DKI ketika dana bagi hasil Jakarta dipangkas hingga Rp15 triliun, dari sebelumnya Rp95 triliun menjadi Rp81 triliun.Ia menginstruksikan seluruh jajarannya untuk tetap bekerja tanpa mengeluh dan mencari cara kreatif menjaga kualitas pembangunan.“Apa yang kita lakukan? Melakukan yang disebut dengan creative financing. Apa itu creative financing? Yaitu cara bagaimana kualitas pembangunan di Jakarta tidak mengalami penurunan, tetapi kita membuka untuk ruang seluas-luasnya dengan siapa pun,” lanjut dia.Baca juga: Cerita Korban Selamat Kebakaran Gedung Terra Drone: Kantor Meledak, Bos Aku MeninggalSalah satu contoh, semua halte di koridor Sudirman–Thamrin kini memiliki nama karena bekerja sama dengan pihak swasta.“Kenapa ada namanya? Bayar. Termasuk semuanya kita lakukan di mana saja,” ungkap Pramono.Pramono juga menyoroti inovasi digitalisasi yang kini menjadi tulang punggung layanan publik Jakarta.Ia mempromosikan aplikasi super-app JAKI yang mengintegrasikan beragam layanan pemerintahan, termasuk pemantauan kinerja ASN dan kebutuhan warga.Ia bahkan mengundang kepala daerah dari mana pun untuk belajar langsung mengenai sistem tersebut.“Kami menawarkan siapa pun yang ingin belajar tentang JAKI, gratis,” kata Pramono.
(prf/ega)
Pramono Minta Mal Beri Diskon Nataru: Yang Diskonnya Besar, Pajaknya Makin Murah
2026-01-12 06:37:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:56
| 2026-01-12 06:11
| 2026-01-12 05:39
| 2026-01-12 04:49










































